Buaksib.com – Pada saat berhadapan dengan Parma, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan berhasil meraih kemenangan di pekan ke-33 Serie A 2019/2020. Akan tetapi, pada pertandingan tersebut, Ibrahimovic keluar dari lapangan dengan perasaan kuran Bahagia.

Zlatan Ibrahimovic Bisa Menjadi Sangat Menakutkan
Zlatan Ibrahimovic, penyerang gaek AC Milan.

 

AC Milan berhasil meneruskan tren positifnya setelah Serie A Kembali digelar pada bulan Juni lalu. Dengan kemenangan tersebut, mereka masih belum terkalahkan pada tujuh pertandingan terakhirnya,

Rossoneri berhasil meraih kemenangan 3-1 pada saat menjamu Parma di San Siro. Ketiga gol yang berhasil dicetak tersebut tercipta lewat Franck Kessie, Alessio Romagnoli, dan Hakan Calhanoglu di babak kedua.

Hasil yang didapat AC Milan tersebut sangat bertolak belakang dengan hasil yang didapatnya di awal musim. Diawal musim, mereka sempat terpuruk, bahkan jatuh keluar dari 10 besar klasemen sementara Serie A.

Zlatan Ibrahimovic Bisa Jadi Menakutkan

Namun sayang, masih ada yang merasa tak puas dengan kemenangan AC Milan saat menghadapi Parma. Dia adalah Ibrahimovic. Pelatih Milan, Stefano Pioli, mengungkapkan jika penyerang kelahiran Swedia tersebut merasa marah karena tak mencetak gol.

“Zlatan Ibrahimovic marah terhadap dirinya sendiri karena tidak mencetak gol, tapi kami mengetahui bahwa itu adalah kekuatannya,” tutur Pioli usai pertandingan kepada Sky Sport Italia.

“Api itulah yang membuatnya terus menuntut hasil terbaik dari dirinya dan pemain lainnya. Dia menjadi seekor singa saat di lapangan dan amarah itu merupakan hal yang positif,” sambungnya.

Selain itu, performa Franck kessie adalah salah satu hal positif yang bisa didapat dari pertandingan ini. Pemain berusia 23 tahun tersebut terus menunjukan performa apiknya serta sering mencetak gol pada saat memperkuat Milan.

Kessie menjadi jauh lebih baik daripada awal musim ini, tepatnya sejak Serie A Kembali dilanjutkan. Stefano Pioli mengungkapkan jika dirinya memang sempat bermasalah dengan sang pemain.

“Ada beberapa kendala dalam hubungan Franck dengan saya di awal. Begitu kami saling memahami satu sama lain, semua langsung jadi berbeda,” beber Pioli.

“Dia membuktikan bahwa dirinya merupakan pemain yang berada di level tertinggi, tak beda dengan Zlatan Ibrahimovic. Sebab dia memberikan kehadiran serta kualitas di masa-masa sulit dalam pertandingan,” tutupnya.