Buaksib.com – Buntut dari keterlibatan mereka dalam proyek European Super League, Real Madrid terancam akan dibanned UEFA dari kompetisi Liga Champions musim depan. Zinedine Zidane selaku pelatih tim asal Spanyol pun ikut bereaksi atas hal ini. Menurut Zidane, UEFA melakukan hal konyol jika benar-benar membanned Madrid dari kompetisi tersebut.

Zidane: Konyol Jika Real Madrid Di Banned
Real Madrid

Dampak Kisruh Proyek Super League

Real Madrid bisa dibilang merupakan klub tersukses Spanyol sepanjang sejarah. Pasalnya, selain menjadi klub tersukses La Liga, Madrid juga menjadi klub tersukses Liga Champions. Catatan 13 gelar yang mereka miliki di Liga Champions, sampai saat ini belum bisa disamai, atau setidaknya didekati oleh tim-tim lain.

Sayangnya, nasib Real Madrid di Liga Champions musim depan nampaknya masih mengambang. Beberapa hari ke belakang, para pecinta sepakbola dihebohkan dengan mencuatnya wacana European Super League. Rencana ini diprakarsai oleh presiden Real Madrid sendiri Florentino Pérez.

Siapa sangka, rencana mengenai kompetisi Liga Super Eropa ini ternyata mendapat tantangan keras dari berbagai pihak. Mulai dari penggemar, pelatih, pemain, hingga federasi sepakbola, termasuk UEFA. Keikutsertaan Madrid sebagai salah satu anggota kompetisi inipun membuat tempat mereka di Liga Champions musim depan terancam.

Konyol Jika Madrid Tak di Liga Champions

Isu Madrid akan ditendang dari Liga Champions musim depan pada akhirnya mendapat respon dari pelatih mereka sendiri, Zinedine Zidane. Zidane sempat ditanya mengenai kemungkinan Madrid dibanned pada Liga Champions musim depan. Pelatih asal Prancis itupun mengungkapkan bahwa akan sangat konyol jika itu terjadi.

“Rasanya konyol jika kami tidak akan bermain di Liga Champions mendatang.” Kata Zidane, seperti dilansir dari The National Sport. “Banyak kabar yang beredar, tapi kami hanya mau fokus pada laga besok (kontra Chelsea). Kami tak berhak memutuskan, tetapi bagi saya, anda pasti ingin melihat Madrid di Liga Champions musim depan.”

“Presiden tahu apa yang sebenarnya saya pikirkan (mengenai Super League) di dalam lubuk hati saya. Kami hanya ingin fokus mempersiapkan pertandingan besok. Sisanya, bukannya kami sama sekali tak tertarik membahasnya. Saya hanya merasa, ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan itu (Super League).”

Performa Tim Jadi yang Terpenting

UEFA belakangan ini diberitakan terus bekerja keras untuk berusaha menyingkirkan Madrid dari Liga Champions. Banyak orang kemudian berspekulasi bahwa Madrid mungkin akan mendapat perlakuan tak menyenangkan dari wasit di Liga Champions musim ini. Tapi sekali lagi, Zidane tak mau memikirkan semua itu.

“Hal yang terpenting bagi kami sekarang adalah apa yang terjadi ketika berada di lapangan.” Tambah Zidane. “Para wasit jelas akan melakukan pekerjaan mereka, dan kami di sini hanya berpikir tentang bermain sepakbola. Jika kami mulai memikirkan semua rumor yang ada, maka kami akan kacau.”

“Perhatian kami sekarang tertuju pada pertandingan besok, kami tak berhak mengurusi semua itu. Akan ada banyak rumor, dan saya hanya memberikan opini saya. Kami disini cuma ingin melihat Real Madrid di Liga Champions di musim depan, hanya itu.” Tambah pelatih berusia 48 tahun tersebut.