Buaksib.com – Saga transfer Liga 1 musim 2021/2022 membuat CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi merasa bingung. Sebab, ada banyak pemainnya yang diinginkan oleh klub lain.

PSIS Semarang Liga 1 Tanpa Penonton, Hak Komersial 800 Juta Terlalu Minim (Timnas U-23)
Yoyok Sukawi,

 

Ada beberapa tawaran yang masuk lewat email dari klub lain untuk meminjam dan membeli pemain tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut. Bahkan, salah satunya adalah tim yang berasal dari Thailand.

“Total ada sekitar 11 penawaran atau email masuk yang ingin pinjam pemain PSIS Semarang dari sesama tim Liga 1,” ucap Yoyok Sukawi, Selasa (19/4/2022).

“Selain itu ada satu dari klub Thailand yang ingin pinjam pemain PSIS dan tiga klub Liga 1 yang ingin transfer pemain PSIS,” lanjut Yoyok.

PSIS Semarang Perlu Hati-Hati

Yoyok Sukawi sudah pasti akan memperhitungkan dan mempertimbangan tawaran yang masuk ke timnya. Akan tetapi, mereka akan lebih berhati-hati agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

“PSIS Semarang akan berhati-hati dalam mengambil sikap atau kebijakan. Karena pemain-pemain muda kami potensial,” Yoyok melanjutkan.

“Jangan sampai salah ambil keputusan dan doakan kami mengambil keputusan dengan tepat untuk mengarungi Liga 1 musim ini,” pungkasnya.

Disisi lain, gelandang kelahiran Surabaya, Fandi Eko Utomo kini berstatus bebas transfer usai kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 selesai. Kontraknya bersama PSIS sudah rampung.

Akan tetapi, eks pemain Persebaya tersebut masih menunggu kabar dari PSIS Semarang. Pasalnya, manajemen sudah sempat melakukan komunikasi terkait perpanjangan kontrak.

“Kontrak saya sudah habis dan manajemen kemarin telepon mau mempertahankan,” ucap Fandi Eko.

Hal itu berarti, Fandi Eko tak bisa apa-apa. Dia hanya menunggu Langkah selanjutnya dari pihak manajmeen karena proses negosiasi belum dilakukan.

Ditengah penantian, Fandi Eko mengaku sedang dilirik oleh klub lain. Akan tetapi, dia tak bisa berbuat banyak karena masih mengutamakan PSIS Semarang.

“Ada dua klub (yang menggoda), saya masih menunggu,” sambung mantan pemain Persela Lamongan itu.