Buaksib.comWonderkid Borussia Dortmund, Youssoufa Moukoko kembali ciptakan sensasi ketika ia lesatkan hat-trick ke-3 nya untuk tim junior Dortmund dalam laga melawan Schalke di A-Junioren Bundesliga. Sayang, penampilannya tersebut mendapat perlakuan rasis dari para pendukung Schalke.

Wonderkid Borussia Dortmund, Youssoufa Moukoko cetak hat-trick ke-3 nya untuk tim junior Dortmund sayang, penampilannya malah mendapatkan perlakuan rasis
Youssoufa Moukoko

Moukoko Dapat Perlakuan Rasis

Borussia Dortmund U-19 kembali melanjutkan catatan impresifnya dengan menaklukkan Schalke dalam laga Ruhr Derby di ajang A-Junioren Bundesliga. Youssoufa Moukoko tampil mengesankan dengan memborong tiga gol kemenangan timnya di laga ini. Namun, di laga ini, Moukoko mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari para penggemar Schalke.

Pemain berusia 15 tahun berhasil membawa Dortmund memimpin satu gol di menit ke-10, sebelum gol bunuh diri Nnamdi Collins samakan kedudukan untuk tuan rumah. Namun, pada menit ke-40, Moukoko kembali bawa Dortmund unggul. Moukoko lalu lesatkan gol ke-3 nya yang hanya mampu dibalas satu lagi oleh The Royal Blues muda.

Sayang, ketika Moukoko mencetak gol ke-3 nya, yang juga menggenapi catatan hat-trick ke-3 nya untuk Dortmund junior, ia dihadiahi ejekan bernada rasis dari supporter Schalke. Kicker mengungkapkan bahwa mereka meneriaki Moukoko usai gol ke-3 nya. Namun, sang pemain tak menghiraukan perlakuan kurang menyenangkan tersebut.

Permintaan Maaf Schalke dan Tanggapan Moukoko

Seusai laga, pihak Schalke menyatakan meminta maaf kepada sang pemain atas perlakuan tidak menyenangkan tersebut. Dalam akun Twitternya, pihak tim menulis bahwa mereka sangat mengutuk tindakan seperti itu. Mereka juga akan berusaha mengusut dan memberikan tindakan tegas, bersama dengan pengurus penggemar.

Sementara itu, sang pemain sendiri sepertinya tak mempermasalahkan ejekan tersebut dan malah mengaku bangga terlahir dengan kulit hitam. Hal ini ia sampaikan dalam akun Instagram pribadinya. Moukoko menulis, “Saya bangga terlahir dengan warna kulit seperti ini, dan saya akan selalu bangga memilikinya #BlackLivesMatter.”

Siap Cetak Rekor

Bicara soal kemampuan, pemain kelahiran Maroko ini memang hendaknya sudah tak perlu diragukan lagi, meski masih berusia begitu belia. Tanggal 20 November 2020 nanti, Moukoko akan genap berusia 16 tahun. Dan pihak Dortmund disebut sudah siap membawanya dalam skuad Bundesliga, bahkan skuad Liga Champions.

Sebagai pengingat bagaimana hebatnya pemain asal Maroko ini, Moukoko tercatat telah bukukan 134 gol, hanya dalam 86 pertandingan. Musim ini, tepatnya sebelum laga kontra Schalke, ia sudah pernah bukukan sepasang hat-trick. Ia juga sudah pernah ciptakan empat gol di ajang UEFA U19 Youth League.

Jika Moukoko akan tampil bersama skuad senior melawan Club Brugge pada tanggal 25 November nanti, maka ia akan pecahkan rekor. Ia akan menjadi pemain termuda yang tampil di ajang Liga Champions, sepanjang sejarah. Untuk saat ini, rekor tersebut masih dipegang Celestine Babayaro yang tampil di usia 16 tahun 87 hari untuk Anderlecht pada 1994.