Buaksib.com – Kesuksesan Serge Gnabry bersama Bayern Munchen boleh jadi membuat Arsenal menyesal telah menyia-nyiakan talenta yang dimilikinya. Sayap Kanan berusia 24 tahun tersebut meninggalkan Emirates Stadium pada tahun 2016 silam.

Kesuksesan Serge Gnabry bersama Beyern Munchen boleh jadi membuat Arsenal menyesal telah menyia-nyiakan talenta yang dimilikinya
Serge Gnabry dan Wenger saat masih di Arsenal

Walaupun demikian, mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengungkapkan pembelaannya. Wenger yang saat itu melatih Gnabry di Arsenal dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab atas hengkang sang pemain dari skuadnya.

Gnabry dibiarkan meninggalkan Arsenal setelah dinilai tidak mampu menembus level skuad utama Arsenal di bawah arahan Wenger kala itu. Masa peminjamannya di West Bromwich Albion tidak membuat sang manajer tertarik mempertahankannya.

Selepas masa baktinya bersama Arsenal, Gnabry akhirnya memutuskan pulang kampung ke Jerman. Ia bergabung dengan Werder Bremen sebelum dipinang oleh Bayern Munchen dengan tebusan sebesar 8 juta euro.

Tuding Bayern Munich Berhasil Menggoda Gnabry

Kendati demikian, Wenger sendiri ogah untuk mengakui bahwa ia keliru melihat bakat yang dimiliki Gnabry. Ia menegaskan bahwa sang pemain memiliki bakat yang harus diakui. Bahkan, pelatih asal Prancis tersebut mengaku ingin mantan anak asuhnya itu bertahan di Arsenal.

Wenger sendiri justru menuding bahwa Bayern Munchen-lah yang berada di balik kepindahan Serge Gnabry ke Liga Jerman. Raksasa Jerman itu disebut Wenger adalah dalang yang membuat Gnabry akhirnya tergoda untuk kembali merumput di Bundesliga.

“Kami sempat mencoba menawarkannya kontrak baru dengan durasi yang panjang,” ujar Wenger. “Namun, saya rasa Bayern (Munchen) berhasil memanipulasi dari balik layar, bahwa jika Gnabry pergi ke Bremen, ia akan bergabung ke Munchen setelahnya,” tambahnya kepada beIN Sports.

Anak Berbakat yang Kurang Percaya Diri

Menurutnya, Serge Gnabry adalah pemain yang berbakat. Sayangnya, Wenger menilai bahwa sang pemain tidak memiliki kepercayaan diri yang baik. “Serge adalah anak yang berbakat, tapi kurang percaya diri dalam beberapa tahap,” kata Wenger.

Masa peminjamannya di West Brom dinilai Wenger kian memperburuk kepercayaan dirinya sebagai pemain potensial Arsenal. Pemain yang kini berhasil menembus skuad Timnas Jerman tersebut hanya diberi kesempatan bermain sebanyak tiga kali.

“Pengalamannya di sana (West Brom) tidak menyenangkan, di mana kepercayaan dirinya dihancurkan,” pungkas Wenger. “Saya mencoba membangunnya kembali, karena saat itu saya masih percaya kepadanya.”

Kritikan Datang Setelah Taklukan Tottenham Hotspur

Arsene Wenger sendiri langsung mendapatkan banjir kritik karena membiarkan Gnabry pergi setelah sang pemain tampil apik bersama Bayern Munich. Gnabry yang saat itu sukses memborong empat gol ke gawang rival sekota Arsenal, Tottenham Hotspur.

Gnabry sukses mengantarkan timnya mempecundangi tuan rumah Tottenham dengan skor akhir 2-7. Penampilan Gnabry membuat banyak pihak langsung menyalahkan Arsene Wenger yang dianggap membuang salah satu bakat terbaik yang sempat mereka miliki.

Kendati demikian, Wenger membalasnya dengan mengatakan bahwa sang pemain harus memperlihatkan konsistensi. “Saya pikir, ini hanyalah momentum yang pas untuk (mengkritik saya) itu, di mana semuanya berjalan baik dan saat itu melawan Tottenham,” terangnya.