Buaksib.com – Usaha gugus tugas percepatan penyelesaian sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) membuahkan hasil bagus, Bendera Merah Putih bisa Kembali berkibar. Jumat (4/2/2022) dini hari WIB, WADA resmi mengumumkan pencabutan sanksi untuk Indonesia dan Thailand.

WADA Cabut Sanksi, Bendera Merah Putih Bisa Berkibar Lagi

 

Pada Oktober 2021 lalu, masyarakat Indonesia sedang merayakan euphoria usai berhasil menjuarai Piala Thomas 2020. Namun sayang, momen yang penuh suka cita itu ternodai karena absennya sang saka merah putih Ketika atlet mengangkat piala.

Alhasil, Bendera Merah Putih digantikan dengan bendera PBSI untuk naik dan dikibarkan lewat layer digital di perayaan keberhasilan Indonesia. Tapi beruntungnya, lagu kebangsaan Indonesia Raya tetap boleh dinyanyikan.

Momen tersebut terjadi usai WADA memberikan sanksi pelanggaran pengibaran bendera kebangsaan Indonesia. Yang menyedihkan lagi, hukuman tersebut diberikan hanya karena masalah administrasi yang tergolong sepele.

Bendera Merah Putih juga tidak mendampingin timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020. Thailand juga mendapatkan masalah yang sama dan membuat final Piala AFF 2020 menjadi lebih menyedihkan.

Lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga langsung menurunkan gugus tugas untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka bergerak cepat dan hasilnya bisa dirasakan pada Jumat dini hari tadi.

WADA, lewat situs resminya mengumumkan dicabutnya sanksi kepada Indonesia dan Thailand. Dengan begitu, bendera Thailand dan Indonesia bisa Kembali berkibar di ajang olahraga bergengsi.

“Menyusul pemungutan suara dari Komite Eksekutif (ExCo), Badan Anti-Doping Dunia (WADA) telah menghapus, dengan segera, Organisasi Anti-Doping Nasional (NADO) Indonesia dan Thailand dari daftar penandatangan yang tidak sesuai dengan Kode Anti-Doping Dunia,” tulis pernyataan WADA.

Bendera Merah Putih Bisa Kembali Berkibar

Kabar bagus terkait usaha Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA sudah didengar sejak lama. Wakil ketua LADI, Rheza Maulana, mengumumkan hal ini beberapa hari lalu.

“Alhamdulillah tadi pagi, JADA memberikan acceptance terhadap TDP kami. Ini merupakan kerja keras yang dilakukan dalam satu-dua bulan terakhir karena TDP tahun ini kami buat dengan formula baru yang memenuhi standar WADA. Bendera Merah Putih bisa Kembali berkibar,” ucap Rheza, Selasa (1/2/2022).

“JADA juga meminta untuk di-remove (hapus) dari akun LADI. Selama ini karena JADA yang melakukan asistensi, mereka masuk dalam akun kami untuk memantau semua proses yang dilakukan LADI. Mereka juga sudah mengirimkan invoice terakhir, dalam artian sudah selesai pengawasan terhadap LADI dan kami sudah bayarkan,” jelasnya melanjutkan.