Buaksib.comRobin van Persie memberikan kritik pedas kepada bek Arsenal, David Luiz. Mantan bomber The Gunners tersebut bahkan tidak ragu menyebut dirinya akan membully bek asal Brasil tersebut jika bertemu dengannya di atas lapangan.

David Luiz
David Luiz

 

Arsenal menderita kekalahan telak tiga gol tanpa balas ketika bertandang ke Etihad Stadium beberapa pekan lalu. Salah satu aktor yang dituding menjadi biang kekalahan The Gunners adalah David Luiz. Ia bermain buruk dengan serangkaian blunder pada laga tersebut.

Dua dari tiga gol yang dicetak Manchester City berawal dari kesalahan David Luiz. Pertama, ia gagal menghalau umpan untuk Raheem Sterling ketika bola masih berada di dalam jangkauan kakinya. Kedua, ia bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi di kotak penalti ketika babak kedua baru berjalan beberapa menit. Mantan pemain Chelsea ini pun harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah dari wasit.

Rangkaian blunder inilah yang membuat sebagian penggemar fans The Gunners geram kepada David Luiz, tak terkecuali Robin van Persie. Padahal ia berstatus sebagai pemain senior di dalam skuat Arsenal musim ini yang lebih didominasi oleh pemain muda.

David Luiz Sering Membuat Kesalahan

Tapi, setelah serangkaian blunder tersebut, Arsenal justru memberikan perpanjangan kontrak selama satu tahun ke depan. Ia juga dimainkan sebagai starter ketika The Gunners bertemu Sheffield United di ajang FA Cup kemarin. Keputusan ini mengundang komentar mantan bomber Arsenal, Robin van Persie. Ia menyebut bahwa Luiz sering melakukan kesalahan bodoh di atas lapangan.

“Jika dia masih berusia 24 atau 25 tahun, Anda bisa berkata bahwa dia punya potensi untuk menjadi pemain kelas dunia. Tapi tidak. Dia sudah berusia 33 tahun, ucapnya kepada BT Sport.

Saat ini van Persie sudah pensiun sebagai pesepakbola profesional. Ia telah gantung sepatu ketika memperkuat klub lamanya, Feyenoord. Seandainya masih bermain, van Persie merasa yakin ia tidak akan kesulitan jika harus berhadapan dengan David Luiz. Bahkan, ia percaya bisa membully mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut.

“Saya akan menghadapi dia, mencoba sedikit membully dia dan melakukan kontak fisik dengannya, memutarinya dan mencoba untuk menggodanya sedikit sebab dia rapuh,” tambahnya.

“Tugas pertama yang harus Anda lakukan adalah bertahan, menjadi kokoh dan bisa dipercaya. Jika punya tambahan, Anda bisa menggiring bola, membuat operan yang apik, namun dia harus fokus kepada tugasnya,” pungkasnya.