Buaksib.com – Bek berkebangsaan Belanda, Virgil van Dijk mengaku pernah menolak menerima pinangan Manchester City demi bergabung dengan Liverpool. Menurutnya, keputusan itu ia ambil setelah mempertimbangkan beberapa aspek.

Van Dijk Pernah Abaikan Man City Demi Liverpool
Pose Van Dijk bersama trofi Liga Champions

 

Virgil van Dijk tampil impresif bersama Southampton yang kemudian membuatnya diminat sejumlah klub raksasa Eropa. Dua tim Premier League, Manchester City dan Liverpool pun harus bersaing untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 28 tahun tersebut.

Pada akhirnya, Van Dijk lebih memilih untuk menerima pinangan dari Liverpool. Ia ditebus oleh The Reds pada Januari 2018 dengan mahar sebesar 75 juta Pounds. Nominal tersebut membuat dirinya sempat menjadi bek termahal dunia sebelum akhirnya disalip oleh Harry Maguire.

Pilihan tersebut terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya, Manchester City kala itu dipandang sebagai tim yang jauh lebih kuat dibanding Liverpool. Apalagi status The Citizens adalah juara bertahan Premier League.

Alasan Van Dijk Pilih Liverpool

Ternyata dibalik keputusannya lebih memilih Liverpool, Van Dijk punya beberapa pertimbangan. Ia mengaku sebelum keputusan tersebut muncul, ia sempat menilai kedua tim secara mendalam dan menyeluruh.

“Sebelum saya membuat keputusan untuk memilih Liverpool, saya melihat semua aspek klub, cara bermain, rekan satu tim, dan juga masa depan. Kota ini, para penggemar semuanya harus menjadi bagian besar dari bergabung dengan klub,” ujarnya kepada BT Sport.

“Saya pikir Liverpool pada waktu itu ketika saya membuat keputusan yang tepat. Jelas untuk mencapai final Liga Champions dalam enam bulan pertama saya adalah bonus besar dan banyak membantu dalam perkembangan saya,” ujarnya.

Kehebatan Virgil van Dijk dalam mengawal pertahanan The Reds dalam dua musim terakhir menuai banyak pujian. Teranyar, mantan kapten Manchester City, Vincent Kompany menyebutnya sebagai bek terbaik di Premier League.

“Saya memilih Virgil van Dijk sebagai bek terbaik,” ucap Vincent Kompany.

“Mungkin itu aneh karena dia tidak bermain dengan nama-nama top, John Terry dan Rio Ferdinand. Mereka telah bermain di level top untuk waktu yang sangat lama.”

“Tetapi, dalam beberapa musim terakhir, dia memberikan sinyal yang sangat jelas bahwa dia berada di puncak. Dia telah melangkah jauh dari level sebelumnya,” terangnya.