Buaksib.com – Kabar tak sedap datang dari tim raksasa Italia, AS Roma.mereka dikabarkan tengah merugi 126,4 juta euro atau berkisar hingga Rp 2 triliun. Ini berdasarkan laporan keuangan tim pada akhir bulan lalu.

Apakah MU Rela Chris Smalling Dipermanenkan AS Roma?
Chris Smalling, pemain Manchester United yang dipinjamkan ke AS Roma.

 

Kerugian tersebut meroket jauh dari awal yang sama pada musim lalu, Mereka hanya  menelan kerugian 29,5 juta euro. Itu menunjukkan bahwa mereka mengalami peningkatan kerugian sampai 100 juta euro.

Asal muasal kerugian itu adalah dari kegagalan lolos ke Liga Champions ditambah dengan pandemi virus corona. hal ini disampaikan oleh pihak klub.

Walaupun kompetisi dilanjutkan, mereka akan tetap merugi karena liga dilakukan tanpa adanya penonton. AS Roma tetap kehilangan pemasukan dari penjualan tiket dan marchandise karena pandemi yang sedang berlangsung.

Krisis ini menumbuhkan rumor jika Javier Pastore akan berpindah ke China.

James Pallotta selaku pemilik klub juga masih memiliki hutang sebesar 275,8 juta euro.

AS Roma Gagal Diakuisisi

Roma sendiri memang sedang mencari investor sejak 2 tahun kebelakang. Mereka melakukan negosisasi dengan Friedkin Group terkait pembelian saham mayoritas klub.

James Pallotta sendiri dikabarkan sudah sepakat untuk menjual mayoritas saham klub kepada miliarder asal AS yang memiliki Friedkin Group, Dan Friedkin.

Pallotta sendiri merupakan pebisnis asal Boston,  Amerika Serikat. Ia merupakan pebisnis yang sukses dan mampu mengakuisisi AS Roma pada 2012. Ia sudah mencari pembeli saham yang potensial untuk membeli saham Roma.

Friedkin yang belum berpengalaman akan masuk dengan pemegang saham minoritas dengan menambahkan modal klub sebesar 150 juta euro dengan tenggak waktu 31 Desember 2020. Ia bisa menambhakan dana lebih besar dengan porsi saham yang sesuai.

Pallotta menaksir harga klub dengan 800-1 miliar euro. sementara Friedkin melihat harga yang sesuai adalah 600 juta euro dengan 80juta euro untuk pembangunan stadion baru.

Komunikasi kedua pebisnis ini akan ditengahi oleh Goldman Sachs. Pallotta berharap jika Friedkin dapat memberikan kabar baik ditengah terpuruknya kondisis klub. Tetapi dari kabar terbaru, negosisasi Pollatta dengan Dan Friedkin gagal.