Buaksib.com – Legenda Liverpool, Jamie Carragher mengecam keputusan Mesut Ozil yang menolak kebijakan pemotongan gaji yang diterapkan klubnya, Arsenal. Padahal kebijakan ini dilakukan demi menyelamatkan keuangan klub yang terkena dampak dari pandemi virus Corona saat ini.

Tolak Potong Gaji, Mesut Ozil Kena Kritik Legenda Liverpool
Mesut Ozil

 

Sebelumnya, Arsenal memutuskan untuk memangkas gaji para pemainnya. Tiap pemain akan dipotong gaji bulanannya sebesar 12,5 persen. Mayoritas skuat The Gunners serta tim pelatih sepakat dengan kebijakan tersebut. Akan tetapi ada kabar yang menyebut bahwa ada tiga pemain Arsenal yang menolak upahnya dipotong.

Salah satu pemain yang diberitakan menolak kebijakan tersebut adalah Mesut Ozil. Ironisnya, ia adalah pemain dengan gaji terbesar di Arsenal saat ini.

Blunder Besar Mesut Ozil

Penolakan Mesut Ozil ini langsung direspon oleh Jamie Carragher. Ia melihat penolakan tersebut merupakan blunder besar dari sang pemain.

“Faktanya pemain dengan bayaran tertinggi dan mungkin nama terbesar di Arsenal tidak melangkah bersama rekan-rekan setimnya dan tetap bersama [buruk],” bukanya pada Sky Sports.

“Bahkan jika saya berada di posisi Ozil dan saya tidak setuju dengan itu, saya pikir faktanya seluruh tim, manajer Anda dan orang-orang di klub telah memutuskan untuk menjadi satu dan membuat keputusan ini. Anda harus mengikutinya sebagai sebuah tim,” serunya.

“Sepakbola adalah permainan tim, ini bukan olahraga individu. Dan untuk seseorang seperti Ozil dalam situasi itu saya pikir ia harus mengikuti apa yang dilakukan pemain lain. Ini adalah gol bunuh diri kehumasan yang sangat besar,” ketusnya.

Lebih lanjut, Jamie Carrgaher menyebut bahwa seharusnya Mesut Ozil bisa menjadi panutan bagi pemain lain. Pasalnya, ia adalah salah satu pemain besar dan mendapat gaji tertinggi di Arsenal.

“Saya tidak akan menyerang Mesut Ozil atas upah yang diperolehnya. Jika Anda menyerang Mesut Ozil untuk upah yang ia dapatkan, salahkan orang-orang yang memberinya kontrak. Kita semua dalam setiap jalan kehidupan berusaha mendapatkan uang sebanyak yang kita bisa,” belanya.

“Tapi ketika situasi seperti ini datang dan Anda bersama-sama sebagai tim di ruang ganti, saya rasa anggota dengan bayaran tertinggi dan nama terbesar di ruang ganti itu seharusnya bisa menjadi pihak yang memberi contoh bagi yang lain,” seru Carragher.

Mesut Ozil sendiri sebenarnya sosok pemain yang aktif beramal. Ia pernah membiayai operasi untuk 1.000 anak. Ia juga pernah mendonasikan makanan bagi 100.000 gelandangan di Turki dan Suriah.