Buaksib.com – Dua negara dari Eropa sedang diajak oleh PSSI untuk melawan Timnas Indonesia di periode FIFA Matchday. Kedua negara yang diajak berduel uji coba yakni Yunani dan Kroasia.

Kompetisi Liga 1 2021/2022 akan Digelar 20 Agustus
Yunus Nusi.

 

Akan tetapi, dua negara tersebut tidak diincar untuk FIFA Matchday di periode 24 Januari hingga 1 Februari 2022 mendatang. Tapi untuk periode setelah itu yakni pada 21 hingga 29 Maret 2022 yang akan datang.

“Untuk yang FIFA Matchday Maret, kami lagi komunikasi dengan Yunani dan Kroasia,” ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Sementara itu, untuk periode 24 Januari hingga 1 Februari mendatang, Timnas Indonesia diperkirakan akan melakoni laga uji coba kontra Bangladesh. Pasalnya, tim nasional dari negara tersebut akan melawat ke Indonesia.

“Untuk Januari ini kami sedang komunikasi dengan Bangladesh karena mereka mau ke Indonesia. Tapi dua kali main,” tutur Yunus.

Akhirnya Timnas Indonesia tidak bisa melakukan uji coba dengan dua negara jika Bangladesh yang menjadi lawan tandingnya. Pasalnya, setiap negara hanya diizinkan melakukan maksimal dua kali laga disaat FIFA matchday.

Sebelumnya, untuk periode FIFA Matchday 24 Januari hingga 1 Februari 2022, ada dua calon lain untuk Timnas Indonesia selain Bangladesh. Kedua negara itu adalah Brunei Darussalam dan Tajikistan.

“Jadi kalau Bangladesh minta dua kali main, Brunei Darussalam tidak jadi karena aturannya FIFA Matchday hanya dua kali match,” lanjut Yunus.

Timnas Indonesia Batal Lawan Tajikistan

Sedangkan untuk laga kontra Tajikistan sudah dipastikan tak akan menjadi lawan tanding Indonesia di FIFA Matchday periode 24 Januari hingga Februari 2022. Pasalnya, hingga kini mereka masih belum memiliki pelatih.

“Awalnya Tajikistan waktu Timnas Indonesia main di sana mereka minta dan setuju,” beber Yunus.

“Tiba-tiba dua hari yang lalu mereka putuskan batal karena pelatihnya kan tidak ada, sampai sekarang tidak punya pelatih, mereka tidak berani,” tandas Yunus Nusi.