Buaksib.comAndritany Ardhiyasa sangat erat image nya dengan sosok penjaga gawang andalan Persija Jakarta. Pantas saja, Andritany sudah menjadi opsi utama untuk menjaga gawang Macan Kemayoran sejak tahun 2013 lalu. Lalu, siapa kiper andalan Persija sebelum ada Andritany?

Mengulik Perjalanan Karir Andritany Ardhiyasa Persija Jakarta
Andritany Ardhiyasa, kiper Persija Jakarta.

 

Penjaga gawang berkualitas yang dimiliki Persija tidak Cuma berasal dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri. Klub Liga 1 memang terkenal jarang memakai kiper yang berasal dari luar negeri.

Meski bukan menjadi jaminan untuk Persija meraih prestasi. Paling tidak Macan Kemayoran selalu bisa bersaing berebut gelar juara karena adanya kiper hebat.

Penjaga gawang yang direkrut Persija Jakarta mempunyai reflek dan kemampuan membaca pergerakan bola yang bagus. Pantas saja jika Persija harus mengeluarkan uang untuk membayar gaji sang kiper.

Namun, ada tiga kiper jempolan lain yang pernah mengawal mistar Persija. Kemudian, siapa saja penjaga gawang yang pernah diandalkan oleh Macan Kemayoran sebelum Andritany bergabung?

Kiper Persija Jakarta Sebelum Andritany

Evgeny Khmaruk

Evgeny Khmaruk adalah penjaga gawang Persija di musim 2007 hingga 2008 lalu. Pada saat itu, kehadirannya membuat gawang mereka jarang kebobolan.

Kiper yang punya tinggi 190 cm tersebut tampil mengagumkan dibawah gawang Persija. Akan tetapi, perjalanannya bersama Persija tidak berlangsung lama.

Evgeny Khmaruk sempat bentrok dengan Christian Gonzales di babak delapan besar Liga Indonesia 2007-2008. Maka dari itu, Evgeny langsung masuk ke dalam blacklist pemain asing yang tak direkomendasikan bermain di Indonesia.

Mbeng Jean Mambalaou

Dia bisa dibilang adalah kiper asing paling berhasil bersama Persija Jakarta. Mulai menjadi bagian dari Persija sejak 1996 di usianya yang masih 19 tahun berhasil tampil mengagumkan dibawah gawang Persija.

Mbeng Jean Mambalaou membuat gawang Persija menjadi sulit kebobolan. Dari 26 pertandingan yang dimainkan bersama Macan Kemayoran, dia hanya kebobolan 18 gol.

Pada saat itu, Persija Jakarta bersama Persib menjadi tim yang paling jarang kebobolan. Puncaknya pada saat Mbeng Jean Mambalaou mengantarkan Persija meraih juara Divisi Utama 2000/2001

Hendro Kartiko

Dia pernah memperkuat Persija selama tiga periode. Hendro Kartiko menjadi kiper Macan Kemayoran pada 2005-2006. 2008-2009, dan 2010-2011.

Meski tak pernah memberi prestasi untuk Persija Jakarta, tapi kehadirannya membawa pengaruh besar. Gawang Persija sangat sulit dibobol lawan saat dijaga Hendro Kartiko.