Buaksib.com – Performa Kai Havertz bersama Chelsea sempat menunjukkan grafik peningkatan di akhir musim 2020/21 lalu. Namun, grafiknya di awal musim ini justru kembali menurun kendati tidak terlalu signifikan. Hal ini mengundang komentar dari sang manajer, Thomas Tuchel yang mengungkapkan bahwa The Blues mengharapkan sesuatu yang lebih dari pemain asal Jerman tersebut.

Kai Havertz 2021
Kai Havertz

 

Kai Havertz mampu mencetak sembilan gol dari total 45 penampilannya di musim 2020/21 kemarin. Angka tersebut tergolong cukup bagus untuk seorang gelandang serang seperti dirinya. Apalagi, beberapa gol yang dicetak oleh eks pemain Bayer Leverkusen itu sangat menentukan bagi Chelsea.

Satu golnya tercipta pada laga melawan Manchester City. Gol semata wayang Kai Havertz sudah cukup untuk menumbangkan The Citizens sekaligus meraih gelar juara Liga Champions musim lalu. Hal tersebut membuat publik kembali menanamkan ekspektasi yang cukup besar pada pundaknya.

Sayang, Havertz kembali membuat fans Chelsea kecewa dengan performanya di awal musim ini. Peran pemain berusia 22 tahun tersebut tidak terlalu nampak di atas lapangan dan baru mencetak satu gol di musim ini.

Harapan di Pundak Kai Havertz

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel nampak sedikit kecewa dengan performa yang ditampilkan Kai Havertz di musim ini. Padahal, sang manajer melihat performa yang cukup mengesankan darinya di sesi latihan The Blues.

“Gol [di final Liga Champions] tentu saja membantu dan dia kembali menunjukkan itu di sesi latihan,” tutur Tuchel seperti dikutip Goal International.

“Dia menunjukkan sikap yang berbeda, cara berlatih yang dewasa, cara menggunakan tubuh yang dewasa. Saya tidak malu untuk mengatakan bahwa kami mengharapkan yang lebih dari ini di pertandingan,” sambungnya.

Menurut penilaian Tuchel, salah satu yang menjadi penghambat Kai Havertz adalah ekspektasi publik yang berlebihan. Kendati demikian, manajer asal Jerman itu juga tidak memungkiri bahwa keberhasilan The Blues memenangi Liga Champions lalu membuat ekspektasi semakin tinggi.

“Saya merasa seluruh tim sedikit tersendat dalam urusan ekspektasi. Saya tidak tahu mengapa. Mungkin itu karena kesuksesan kami, mungkin itu adalah ekspektasi yang timbul karena kesuksesan,” tambah eks manajer PSG itu.

“Itu sangat penting dan kami perlu menghapusnya dari pundak kami agar bisa fokus dan hidup di masa sekarang. Kami menginginkan yang lebih dari Kai [Havertz], lebih dari apa yang bisa dia tunjukkan karena ia penuh talenta,” tandasnya.