Buaksib.com – Punggawa Bayern Munchen, Thomas Muller beberapa waktu lalu ikut melontarkan kritikan terhadap kebijakan klubnya terkait Kai Havertz. Kritikan Muller ternyata membuat gempar banyak media pemberitaan. Namun, direktur olahraga Bayern balik mengkritik pernyataan Muller dan mengatakan bahwa sang pemain sudah salah berbicara.

Direktur olahraga Bayern balik mengkritik pernyataan Thomas Muller mengenai Kai Havertz dan mengatakan bahwa sang pemain sudah salah berbicara.
Thomas Muller

Transfer Havertz Seperti Paradoks

Nama Kai Havertz belakangan tengah banyak mendapat sorotan. Bukan hanya di Jerman, tapi di seluruh penjuru Eropa. Punggawa Bayer Leverkusen tersebut kini menjadi target transfer sejumlah raksasa Benua Biru, tak terkecuali Bayern Munchen. Bayern bahkan dikabarkan sudah lupakan Leroy Sané guna fokus mengejar Havertz.

Bukan hanya itu, raksasa Bavaria juga dikabarkan siap menggelontorkan dana berlimpah untuk memboyong Havertz. Namun, rencana ini akhirnya mendapat kritikan dari sejumlah pihak, termasuk dari salah satu pemain mereka, Thomas Muller. Menurutnya, rencana ini seperti sebuah paradoks.

Kai Havertz sendiri tercatat sudah mencetak lima gol hanya dalam lima penampilannya bersama Leverkusen sejak Bundesliga kembali dilanjutkan. Menurut pernyataan pihak Leverkusen, ia tak akan dilepas dengan harga murah. Meski sebelumnya dikabarkan dibanderol dengan harga 100 juta euro, harganya kini turun di angka 80 juta euro saja.

Die Roten adalah salah satu klub yang ikut terdampak virus Covid-19. Keadaan finansial klub ini pun semakin melemah. Karenanya, guna menghindari krisis yang semakin parah, pihak manajemen memutuskan untuk memotong gaji para pemain. Dan menurut Muller, Bayern tak seharusnya membeli pemain mahal di tengah kondisi seperti sekarang.

Menanggapi soal Havertz, Muller mengatakan, “Terakhir kali saya bermain bersama timnas, saya merasa senang dapat berlatih dan bermain bersamanya. Dia punya kualitas yang sangat bagus. Dan tentu saja, Bayern selalu menginginkan pemain-pemain dengan kualitas terbaik.” Imbuhnya.

“Tapi sayangnya, saya tak tahu yang dipikirkan Mr. Dreeßen (direktur eksekutif keuangan) dan direktur olahraga. Jadi, saya tak tahu uang mana yang bisa digunakan saat ini. Ini (transfer Havertz) juga menjadi agak seperti paradoks. Kau selalu berbicara soal merekrut pemain baru, sementara di waktu yang sama, bayaran juga harus dipotong.”

Thomas Muller Cuma Salah Ucap

Setelah itu, pernyataan Muller tadi ternyata menjadi pemberitaan hangat berbagai media. Alhasil, Bayern sendiri lah yang harus menjelaskan maksud dari perkataan tersebut. Melalui sang direktur olahraga, Hasan Salihamidžić, Bayern mengkritik pernyataan sang pemain dan mengatakan bahwa ia hanya kelelahan usai berlaga.

Salihamidžić menuturkan bahwa ia dan Muller bertemu sehari setelah laga melawan Frankfurt di semifinal DFB Pokal, Kamis (11/6) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, ia memberitahu Muller bahwa yang diucapkannya tentang Havertz adalah hal keliru. Muller memahaminya, dan menurut Salihamidžić, ia hanya salah ucap.

“Usai pertandingan Piala Liga, Thomas sepertinya tak senang dengan performa tim. Jadi, ia kemungkinan salah ucap.” Kata Salihamidžić kepada Sky Germany. “Kami mengobrol lagi keesokan harinya. Saya memberitahunya bahwa yang ia katakan itu salah. Dia sudah paham. Bagaimanapun, dia adalah anak yang sangat-sangat rajin, pemain yang sangat-sangat rajin.”