Buaksib.com – Thibaut Courtois mengaku tidak senang dengan banyaknya pemberitaan mengenai kesehatan mentalnya. Merasa tersudutkan oleh berbagai pemberitaan tersebut Courtois meminta untuk menghentikan penyebaran berita bohong tersebut.

Sang penjaga gawang menjalani permulaan musim ini dengan tidak mudah. Penampilan yang masih belum tampak memuaskan, masih sama seperti tahun sebelumnya. Dia dianggap tidak terlalu cakap dalam mengawal gawang dan merupakan titik terlemah di Real Madrid.

Thibaut Courtois mengaku tidak senang dengan banyaknya pemberitaan media mengenai kesehatan mentalnya dan meminta untuk menghentikan berita bohong itu
Thibaut Courtois saat menghadapi Club Brugge

Dikabarkan Karena Diganti Ketika Bertanding

Bahkan beberapa media pemberitaan mengatakan bawah dia sedang mengidap gangguan kecemasan yang berlebihan. Dikabarkan bahwa sang kiper terkena gangguan kecemasan setelah ditarik keluar pada saat Liga Champion Real Madrid menghadapi Club Brugge .

Courtois hanya bermain satu babak saja pada pertandingan itu, dia digantikan oleh Areola. Setelah kebobolan 2 gol pada babak pertama Courtois langsung ditarik keluar.

Kemudian berita yang berkembang adalah sang kiper diganti karena mengidap gangguan kecemasan dan kondisi mental itulah yang dinilai oleh orang-orang berpengaruh kepada perform sang kiper.

Penjaga gawang Belgia itu langsung membantah semua kabar yang beredar, dia memastikan bahwa dirinya saat ini tidak mengidap gangguan kecemasan seperti yang banyak di beritakan media. Sang pelatih, Zinedine Zidane, menyebutkan alasan ditariknya Courtois keluar pada malam itu karena dia mengalami sakit perut. Courtois juga meminta media untuk segera menghentikan penyebaran berita ini.

Penampilan Courtois memang belum bisa terlihat mantap, seringkali dia harus menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan. Tetapi dia meyakinkan bahwa diduduk dibangku cadangan bukan karena dirinya mengidap gangguan kecemasan.

“Saya mengetahui apa artnya menjadi seorang pemain elit. Saya sangat bahagia dan tidak mempunyai masalah kecemasan” kata Courtois dilansir dari Marca.

“Tanggung jawab dari para media diperlukan untuk tidak menyebarkan kebohongan dan segala hal omong kosong seperti itu karena pada akhirnya, ada orang-orang yang menderita karena problem itu.”

“Saya kira ini merendahkan pemain dan orang-orang yang benar-bener menderita.” “Saya bahagia dan berlatih keras dan ingin memberikan kebahagiann untuk para penggemar Real Madrid.” sambung Courtois.

Semua kabar yang beredar tentu saja akan membuatnya merasa dirugikan. Apalagi hal itu akan sangat mempengaruhi asumsi-asumsi para fans el Real kepadanya. Padahal sebagai seorang pemain dia selalu berusaha sebaik mungkin ketika tampil dalam setiap pertandingan.

Courtois Sudah Kembali Bugar

Pada saat pertandingan Liga Champion antara Real Madrid melawan Club Brugge itu dia memang sedikit ada problem. Sang kiper mengalami sakit perut sehingga membuatnya tidak dalam performa terbaiknya.

Setelah pertandingan itu berakhir Real Madrid pun mengeluarkan statement bahwa Courtois mengalami Gastroenteritis akut (flu perut atau flu lambung) dengan dehidrasi dan ketidak seimbangan elektrolit.

“Sama merasa lebih baik sekarang. Itu adalah serangan flu yang cukup berat dan tidak menyenangkan sama sekali. Saya sudah pulih dan bisa kembali berlatih kembali bersama klub” ujar Courtois.

Pada hari jumat (11/10/2019) yang lalu, Courtois baru saja meraih kesuksesan atas kemenangan besar ketka timnas Belgia menumbangkan San Marino dengan skor yang cukup telak 9-0. Dan Belgia menjadi negara pertama yang berhasil masuk ke putaran final Euro 2020.