Buaksib.com – Nama Virgil van Dijk bisa disebut sebagai salah satu defender terbaik di dunia. Tapi ia mengaku bahwa dahulu dirinya sempat nyaris gagal melanjutkan karir ke jenjang profesional.

Ternyata Van Dijk Pernah Nyaris Gagal Jadi Pemain Profesional
Virgil Van Dijk

 

Van Dijk menjelma menjadi salah satu bek terbaik dunia setelah bergabung dengan Liverpool. Bahkan, pemain asal Belanda itu nyaris memenangi Ballon d’Or 2019 kemarin. Tapi semua itu mungkin tak akan pernah ia raih tanpa kerja keras. Pasalnya, ia pernah tampil buruk ketika masih bermain di akademi klub Willem II.

Hal tersebut membuat Van Dijk berada di ujung tanduk. Ia bisa saja tidak mendapatkan kontrak profesional andai tidak memperbaiki performanya.

Masa Sulit Van Dijk

Jika dia tidak mendapatkan kontrak tersebut, maka ia akan dilepas Willem II begitu saja. Namun beruntung, nasibnya berubah berkat pertumbuhan fisiknya yang luar biasa.

“Saya bermain di akademi Willem II selama 10 tahun. Ada masa di Willem II ketika saya berusia sekitar 16 tahun, saya hampir tidak bisa melanjutkan ke tahun berikutnya di akademi,” ungkapnya kepada Sky Sports.

“Saya tidak cukup bagus dan sering duduk di bangku cadangan,” sambungnya.

“Di musim panas saya mengalami lonjakan pertumbuhan dan setelah itu semuanya berjalan dengan sangat baik. Saya mengalami cedera di pangkal paha karena tumbuh begitu cepat. Tapi setelah itu saya membuat langkah besar,” tutur Van Dijk.

Van Dijk mengatakan dirinya bisa menjadi pemain yang lebih baik berkat perjalanan karirnya sejauh ini tidaklah mudah. Bek Timnas Belanda ini berharap jejak karirnya bisa menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda, terutama yang mengalami masa sulit di akademi.

“Sejauh ini saya telah menempuh jalan yang baik, tempat saya berada sekarang, semuanya terjadi karena suatu alasan. Saya berasal dari kerja keras dan banyak pengabdian dan itu adalah sesuatu yang sangat saya banggakan.” serunya.

“Itu adalah sesuatu yang harus menginspirasi banyak pemain muda yang ada di luar sana, yang tidak memiliki atribut dari mereka yang telah bermain di level tertinggi sejak masih berusia 16 tahun,” sambungnya.

“Ada cara lain untuk memenangkan Liga Champions. Saya sangat bangga dengan perjalanan saya sejauh ini dan itu belum selesai,” pungkas Van Dijk.