Buaksib.com – Manajer pelatih Juventus, Andrea Pirlo, buka suara terkait anggapan kepada yang mengatakan jika lini tengahnya tidak kreatif.

Si Nyonya Tua sendiri berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 saat bertandang ke markas Genoa, Senin (14/12/2020) dini hari WIB. Mereka berhasil menang lewat gol yang dicetak oleh Paulo Dybala, meski sempat disamakan oleh Stefano Sturaro.

Andrea Pirlo Tak Peduli Dibanjiri Banyak Kritik (Juventus)
Andrea Pirlo, pelatih Juventus.

 

Kemudian, Juventus memastikan kemenangannya lewat dua gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo. Perlu diketahui, dua gol yang dicetak oleh sang bintang diraih lewat eksekusi penalti.

Pada pertandingan ini, sang pelatih menggunakan taktik 4-2-2, dengan memasang Weston McKennie, Rodrigo bentancur, Adrien Rabiot, dan Federico Chiesa di lini tengah.

Andrea Pirlo mengatakan jika dirinya ingin agar Juventus bisa bermain agresif dan tidak hanya menunggu bola saja. Hal ini adalah poin penting yang diminta oleh sang pelatih dari lini tengah timnya.

“Kami telah mengerjakan ini sejak awal musim, menjadi agresif, menekan lawan di bagian mereka sendiri, karena itu juga membantu Anda untuk menjaga bola dan tidak berlari sebanyak jika Anda mendapatkannya kembali dengan cepat,” jelas Andrea Pirlo pada Sky Sport Italia.

Juventus Kekurangan Pemain Kreatif

Lebih jauh lagi, sang pelatih mengaku jika pada saat ini timnya sedang kekurangan pemain tengah yang punya kreatifitas tinggi. Mereka tidak mempunyai sosok playmaker.

“Kami tidak memiliki playmaker lini tengah klasik, tapi kami memiliki gelandang yang dapat mengambil beberapa peran berbeda. Itu tergantung pada permainan dan karakteristik lawan yang kita hadapi,” ungkap Pirlo.

“Kami mencoba untuk memanfaatkan karakteristik Weston McKennie, karena dia dapat ‘menyerang’ area penalti dengan sangat baik di area tengah, terutama ketika kami memiliki Dybala yang cenderung bermain sedikit lebih melebar, dan kami membutuhkan seseorang untuk menyerang area tersebut,” tandas pelatih Juventus tersebut.