Buaksib.com – Sebagai salah satu pemain yang sering berada dalam satu lapangan, Tammy Abraham paham betul bahwa Timo Werner dan Kai Havertz punya potensi yang luar biasa. Namun, para fans Chelsea harus sedikit lebih bersabar.

Tammy Abraham

 

Timo Werner dan Kai Havertz merupakan dua pembelian terbesar Chelsea di musim panas kemarin. Dua pemain yang diimpor dari Jerman itu diharapkan dapat menjadi bintang baru The Blues mengingat performa keduanya yang cukup impresif sebelum mendarat di Stamford Bridge.

Sayangnya sejauh ini kedua pemain itu masih kesulitan, khususnya Kai Havertz. Memang ada alasan waktu adaptasi karena mereka datang dari kompetisi yang berbeda. Namun, saat ini Chelsea tidak bisa menunggu waktu adaptasi pemain yang terlalu lama. Sebab mereka sedang berada dalam periode buruk dan harus segera bangkit untuk kembali papan atas klasemen EPL.

Pendapat Tammy Abraham

Timo Werner masih sedikit lebih baik ketimbang Kai Havertz. Tapi, keduanya masih belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi publik Stamford Bridge. Tammy Abraham memahami kondisi ini dan mengerti bahwa fans The Blues masih belum puas dengan performa keduanya. Kendati demikian, Abraham menjelaskan bahwa kedua pemain itu masih belajar mengenal tim dan menyesuaikan diri.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk berlatih bersama dan untuk mempelajari bagaimana satu sama lain. Jadi saat ini kami hanya menghadapinya hari demi hari,” ujar Tammy Abraham di Chelseafc.com.

“Di setiap pertandingan, kami mempelajari hal baru soal satu sama lain. Saya mulai lebih memahami mereka dan mereka mulai lebih memahami saya,” lanjutnya.

Kontras dengan Werner dan Havertz, musim ini justru berjalan cukup baik bagi Tammy Abraham. Ia sudah mencetak delapan gol di semua kompetisi dan kini menjadi top skor sementara The Blues di musim 2020/21 ini.

“Saya memimpikan ini saat masih kecil dan saya merasa masih seperti bermimpi sekarang,” lanjut Abraham.

“Saya telah membela klub ini sejak usia tujuh tahun jadi Anda bisa membayangkan betapa besar keinginan saya untuk mencapai level top.”

“Bahkan sekarang saya masih harus mencubit diri sendiri untuk menyadari posisi saya saat ini,” tandas Tammy Abraham.