Buaksib.comBagus Kaffa sudah terbukti menjadi salah satu pemain muda terbaik di sepak bola Indonesia, bahkan beberapa kali masuk ke skuad Timnas Indonesia. Dia juga mencatatkan menit bermain terbanyak di antara pemain muda di ajang BRI Liga 1.

Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ini Komentar Bagas Kaffa
Bagas Kaffa.

 

Dia sudah mencatatkan 13 laga dengan satu gol dan tiga assist bersama Barito Putera, catatan tersebut tergolong bagus untuk pemain berumur 19 tahun. Di kanal Youtube KR TV, Bagus mengatakan jika dirinya lebih fokus mengembangkan kemampuannya bersama Barito Putera.

“Sebagai pemain muda, saya merasa masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi. Itulah mengapa saya tak masalah belum mendapat panggilan Timnas Indonesia senior. Coach Shin Tae-yong yang lebih tahu urusan teknis,” beber Bagas.

Ditambah lagi, pada saat ini dia bersama Barito Putera sedang berjuang untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara BRI Liga 1. Hingga pekan ke-14, Barito masih berjuang di papan bawah klasemen. Hasil yang sangat tidak imbang dengan pemain yang dimiliki Barito Putera.

“Kami sudah berusaha bermain bagus di setiap laga. Hanya, sampai saat ini Barito Putera belum beruntung. Semoga di laga selanjutnya, hasilnya lebih baik,” jelas Bagas.

Salah satunya adalah pada saat Barito ditaklukkan oleh PSIS Semarang dengan skor 0-1 di pekan kedelapan BRI liga 1 20 Oktober lalu

“Saya tak tahu dan tidak mau tahu soal adanya dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Itu bukan urusan saya. Sebagai pemain, saya selalu berusaha bermain sepenuh hati di setiap laga,” seru Bagas Kaffa.

Momen Bersama Timnas Indonesia

Perjalanan Bagus Kaffa di sepak bola bisa dibilang cukup mulus. Selain bermain bersama salah satu peserta Liga 1, dia juga sudah melewati dua level kategori Timnas.

Seperti biasanya para pemain, dia juga memiliki momen bagus dan buruk pada saat memperkuat Timnas Indonesia. Momen paling berkesan terjadi pada saat dia memperkuat Tim Merah Putih di ajang Piala AFC U-16 tahun 2018 lalu.

Sementara itu, Bagas juga pernah mengalami masa kurang bagus pada saat memperkuat Timnas Indonesia. “Momen sedihnya kalau tidak mendapat panggilan timnas. Tapi, saya tak pernah larut. Justru saya semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan agar bisa dipanggil lagi,” jelas Bagas.