Buaksib.com – Kiper senior Juventus, Gianluigi Buffon, diberitakan sedang mempertimbangkan masa depannya bersama klub berjuluk Si Nyonya Tua. Sang kiper sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri karir profesional sepak bolanya bersama klub pertamanya, Parma.

Sudah Senja, Juventus Masih Ingin Perpanjang Buffon?
Gianluigi Buffon.

 

Buffon sendiri saat ini sudah menyentuh kepala empat, tepatnya 43 tahun, namun dia belum punya keinginginan untuk pensiun. Sang penjaga gawang saat ini sedang menjalani periode keduanya bersama Bianconeri.

Terakhir, Buffon sempat lama memperkuat Juventus sebelum akhirnya bergabung kepada PSG selama satu musim. Setelah itu, dia kembali ke Turin.

Masa Depan di Juventus

Pada saat ini, Buffon hanya memiliki status sebagai kiper pelapis dari kiper utama, Wojciech Szczesny, di Allianz Stadium. Akan tetapi, mantan pemain Timnas Italia tersebut tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Meskipun begitu, Todo Fichajes mengklaim jika Gianluigi Buffon tidak berencana untuk gantung sarung tangan di Juventus. Sehingga, saat ini dirinya siap untuk kembali ke klub pertamanya, Parma.

Parma sendiri adalah klub pertama sang kiper pada saat mengawali karir sepak bola profesional pada tahun 1995. Kemudian, dia dibeli oleh Si Nyonya Tua dengan harga yang sangat mahal pada tahun 2001.

Terakhir, Gianluigi Buffon mengatakan jika dirinya memang sudah menetapkan kapan dirinya akan gantung sarung tangan dari dunia sepak bola. Dia diketahui akan memutuskan untuk pensiun pada tahun 2023 yang akan datang.

“Begini, di dalam kepala saya, sungguh ada pertanda untuk berhenti yang terakhir, batas maksimal, yakni Juni 2023,” tutur Buffon.

“Itulah batas maksimalnya, benar-benar maksimal. Tapi saya juga bisa berhenti dalam empat bulan ke depan,” tegasnya.

De Ligt Anggap Buffon Sebagai Ayah

Sebenarnya, banyak yang senang dengan kehadiran Buffon di Turin. Salah satunya adalah de ligt. Perlu kita ketahui, de ligt melontarkan humor tentang Gianluigi Buffon. Dia mengatakan jika kiper nomor dua Juventus tersebut bisa saja menjadi ayahnya.

“Yah, ia bisa jadi ayah saya! Itu lucu karena ketika saya melihatnya dan cara ia berperilaku, saya rasa ia tidak dua kali lipat umur saya,” canda De Ligt.