Buaksib.com – AC Milan baru merasakan kekalahan sebanyak dua kali di ajang Serie A musim 2020/2021 ini. Terakhir, mereka baru kalah dari Atalanta di San Siro di laga lanjutan pekan ke-19 dengan skor 0-3, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB.

Sudah Dua Kali Kalah, AC Milan Masih Tetap Tenang
Zlatan Ibrahimovic.

 

Kekalahan tersebut memang cukup menyakitkan, mereka kalah di kandang sendiri dengan skor yang cukup telak. Tiga gol Atalanta dicetak oleh aksi Cristian Romero, Josip Ilicic, dan Duvan Zapata.

Namun untungnya, kekalahan ini tak membuat AC Milan gugur dari puncak klasemen sementara Serie A. Pasalnya, sang rival, Inter Milan, gagal menang saat bertemu Udinese di hari yang sama.

Meski begitu, Rossoneri tak bisa mengelak ada fakta mengatakan jika mereka hanya mampu menang satu kali dari 11 laga terakhir kontra Atalanta. Sudah pasti catatan tersebut bukanlah catatan yang bagus.

AC Milan Tak Malu

Kekalahan ini adalah yang kedua kalinya pada musim 2020/2021. Di bulan yang sama, mereka takluk saat berhadapan dengan sang juara bertahan, Juventus. Kekalahan tersebut juga dialami saat bermain di markas sendiri.

Meski begitu, sang pelatih, Stefano Pioli mengucapkan jika timnya tak perlu malu dengan dua kekalahan tersebut. Sebab, dia menganggap baik karena Juventus dan Atalanta mempunyai skuat yang bagus.

“Saya kira kekalahan atas Juventua dan Atalanta tidak perlu dianggap memalukan. Level mereka sangatlah tinggi di setiap posisi, Atalanta lebih superior secara fisik, lebih intens, bisa memenangkan setiap duel dan bola kedua juga,” jelasnya kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan.

“Semuanya terasa ketat saat anda mencapai level ini. Kami akan menganalisis kekalahan ini, mencoba mencari di mana kami bisa berkembang dan fokus ke laga berikutnya,” sambung eks arsitek Fiorentina itu.

Campione D’Inverno

Karena AC Milan saat ini masih memuncaki klasemen sementara di pekan ke-19. Maka mereka berhak memegang status Campione D’Inverno. Banyak yang mengatakan jika status tersebut adalah pembawa keberuntungan. Pasalnya, peraih Campione D’Inverno kebanyakan bisa mengakhiri musim dengan gelar juara.

“Kalau itu memberikan keberuntungan, maka itu akan kami sambut dengan baik! Kami tahu apa yang bisa kami perbuat, tahu mana yang harus diperbaiki dan mengerti kemampuan diri sendiri,” tandas Pioli.