Buaksib.com – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengungkapkan jika Sandro Tonali memang layak menjadi starter di timnya. Akan tetapi, dia tak bisa memberi jaminan selalu bisa memainkan sejak menit pertama karena mereka juga punya gelandang bagus lainnya.

Stefano Pioli: Tonali Layak jadi Starter AC Milan
Sandro Tonali.

 

Tonali sendiri mendarat ke San Siro dari Brescia pada musim panas 2020 lalu. Dia tak butuh waktu lama untuk mendapat kepercayaan dari sang pelatih di skuat inti Rossoneri.

Dia langsung dimainkan meskipun pada awalnya dia menjadi pemain cadangan terlebih dahulu. Pemain yang kini berusia 20 tahun tersebut akhirnya mendapat kesempatan bermain sebagai starter.

Pertama, saat AC Milan berhadapan dengan Crotone dan kemudian berhadapan dengan Spezia di ajang Serie A. Akan tetapi, dia tidak bermain selama 90 menit.

Layak Jadi Starter AC Milan, Tapi…

Sang pelatih juga mengakui jika Tonali adalah gelandang yang berkualitas, sehingga masa depannya cerah.

Stefano Pioli sendiri tak ragu jika sang gelandang bisa menjadi starter untuk timnya. Namun sayang, saat ini dia belum bisa menjamin peluang jadi starter karena AC Milan masih memiliki stok gelandang bagus lain.

“Ia mengalami musim panas yang sulit. Ia pemain dengan prospek bagus, memiliki kualitas hebat, dan tahu bagaimana membuat bola bergerak lebih cepat,” ucap Pioli pada Radio Anch’io, via Football Italia.

“Bagi saya, ia starter. Tapi saya beruntung memiliki banyak starter. Kami bahkan tidak menetapkan pada satu sistem tunggal; kita akan lihat di sepanjang jalan,” serunya.

Terakhir, pujin sempat diungkapkan kedapa Sandro Tonali oleh legenda sepak bola Italia, Gianluca Zambrotta. Dia memuji kedewasaan yang ditunjukan oleh gelandang AC Milan tersebut yang sempat diamati olehnya.

“Pada usia 20, ia tampaknya memiliki pengalaman dalam DNA-nya, kedewasaannya membuat Anda terpesona,” tutur Zambrotta pada La Gazzetta dello Sport.

“Tapi ingatlah ia berasal dari Brescia, yang berjuang untuk target yang berbeda. Saya tahu perbedaan antara kamp provinsi dan stadion seperti Camp Nou atau San Siro,” jelasnya.

“Jika Anda tidak cukup kuat secara mental, Anda berisiko membayarnya,” lanjut Zambrotta.