Buaksib.com – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyebut bahwa dirinya akan merasa senang apabila Liverpool tampil menyerang hari Minggu nanti. Pasalnya, tipikal permainan seperti itu akan lebih cocok untuk gaya bermain Setan Merah.

Ole Gunnar Solskjaer berharap Liverpool bermain menyerang pada laga kontra Manchester United
Pemain Manchester United rayakan gol ke gawang Chelsea

 

Pertandingan akbar antara dua raksasa Premier League, Manchester United versus Liverpool, akan digelar pada Minggu (20/10/19) malam WIB. Laga pekan kesembilan Premier League tersebut akan dilangsungkan di stadion kebanggan Setan Merah, Old Trafford.

Meski menjadi tuan rumah, Manchester United justru tidak diunggulkan pada pertandingan ini. Sebab, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut sedang berada dalam performa yang buruk. Mereka tidak bisa meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir Premier League.

Sebaliknya, Liverpool justru berada dalam kondisi on fire dengan raihan delapan kemenangan beruntun di Premier League. The Reds kini memuncaki klasemen sementara dengan raihan 24 poin.

Solskjaer Berharap Liverpool Bermain Menyerang

Liverpool menjadi tim paling produktif kedua di pentas Premier League musim ini. Skuat asuhan Jurgen Klopp sudah mencetak 20 gol dari delapan laga yang telah mereka lakoni di kompetisi teratas Inggris tersebut.

Solskjaer menyadari bahwa Liverpool adalah tim dengan gaya bermain yang agresif. Manajer asal Norwegia tersebut juga berharap agar gaya menyerang tersebut tetap diterapkan Sadio Mane dkk ketika berkunjung ke Old Trafford.

“Saya tidak melihat Liverpool bakal datang untuk memarkir bus. Itu bahkan tidak ada dalam mentalitas mereka. Jadi, saya bisa melihatnya sebagai permainan terbuka, yang cocok untuk gaya kami,” ucap Solskjaer seperti dikuti Sky Sports.

Manchester United memang cukup apik dalam hal serangan balik. Apabila Liverpool bermain menekan, hal itu dapat dimanfaatkan Solskjaer untuk melancarkan serangan balik. Pelatih berusia 46 tahun tersebut bisa mengandalkan kecepatan yang dimiliki Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Daniel James di lini depan.

Manchester United Kesulitan Hadapi Permainan Bertahan

Musim ini, Manchester United nampak cukup kesulitan apabila bertanding melawan tim yang menerapkan permainan bertahan. Situasi tersebut terjadi saat kalah dari Newcastle United dan Crystal Palace di ajang Premier League. Hal serupa juga terjadi ketika bermain imbang melawan tuan rumah AZ Alkmaar di Liga Europa.

“Terkadang kita lebih sering berjuang dalam permainan ketika kita harus memecah pertahanan tim lawan. Kami memiliki 75 atau 80 persen penguasaan bola dalam permainan dan kami tidak menciptakan peluang bagus,” kata Solskjaer.

“Pertandingan lawan Chelsea dan Leicester di kandang adalah 50-50 perse dari segi penguasaan bola, dan kami memiliki lebih banyak ruang untuk menyerang,” ucap Solskjaer.

Sejauh ini Manchester United baru meraih dua kemenangan di Premier League, yakni ketika menang 4-0 atas Chelsea dan 1-0 atas Leicester City.