Buaksib.com – Klub asal London Utara, Arsenal dikabarkan telah gagal mencapai kesepakatan dengan para pemainnya. Para punggawa The Gunners dikabarkan menolak skema pemotongan gaji yang diajukan manajemen jika mereka gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Skuat Arsenal Tolak Potong Gaji Jika Gagal Lolos ke Liga Champions
Para pemain Arsenal

 

Dunia olahraga, termasuk sepak bola menjadi salah satu dari sekian banyak bidang yang terkena imbang pandemi virus Corona. Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut sudah menjadi pandemi global yang berdampak besar pada keuangan klub-klub sepak bola, tak terkecuali Arsenal.

Pertandingan sepak bola memang menjadi salah satu pendapata terbesar klub, mulai dari hak siar televisi hingga tiket penonton. Akibat pandemi virus Corona tersebut, hampir semua kompetisi di Eropa dihentikan untuk sementara waktu, termasuk Premier League. Artinya, tidak ada pemasukan besar bagi klub sehingga membuat sejumlah klub mengeluarkan kebijakan untuk memotong gaji para pemain dan staf mereka.

Arsenal Tak Mau Skema Furlough

Beberapa klub Premier League menemukan solusi dengan merumahkan karyawan mereka, dengan skema 80 persen gaji dibayarkan oleh pemerintah sedangkan 20 persen tetap dibayar klub. Langkah ini diambil oleh beberapa klub seperti Tottenham Hotspur dan Newcastle United. Liverpool sempat akan menggunakan skema ini, tapi dibatalkan usai mendapat banyak kritik.

Tak mau dihujani kritik seperti Liverpool, Arsenal pun enggan menggunakan skema yang dikenal dengan nama furlough ini. Mereka masih ingin berkomitmen untuk tetap membayar gaji para karyawan hingga akhir April mendatang. Setelah itu, kebijakan ini akan ditinjau kembali.

Klub berjuluk The Gunners tersebut pun sedang berusaha mencari jalan keluar lain untuk menyelesaikan kewajiban mereka membayar gaji para pemain. Dalam setahun, total mereka harus mengeluarkan sekitar 230 juta Pounds untuk membayar gaji para pemain mereka.

Dilansir The Telegraph, sejumlah opsi disodorkan manajeman Arsenal kepada para meian. Salah satu opsi itu adalah gaji para pemain tak akan dipotongan hanya jika mereka lolos ke Liga Champions musim depan.

Namun, para pemain Arsenal kabarnya menolak opsi tersebut. Hal ini bukanlah sebuah kejutan jika melihat posisi The Gunners di papan klasemen sementara Premier League, yakni peringkat sembilan.

Arsenal pun kini tengah berpikir keras untuk mencoba menemukan solusi lainnya dengan terus menggelar pembicaraan dengan para pemain.