Buaksib.com – Pemain bek Inter Milan, Milan Skriniar, menceritakan kembali proses pada saat dia pindah dari Sampdoria ke Giuseppe Meazza. Pemain yang berasal dari Slovakia tersebut mengatakan jika tak perlu banyak berpikir untuk segera menerima tawaran dari Nerazzurri.

Dibidik Man City, Inter Milan Patok Harga Sekian untuk Skriniar
Milan Skriniar, pemain bek Inter Milan.

 

Milan Skriniar sendiri mendarat ke Inter dari Sampdoria di bursa transfer musim panas 2017 lalu. Pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut didatangkan dengan mahar sekitar 20 juta euro.

“Saya tidak perlu berpikir dua kali sebelum mengatakan ya kepada Inter. Saya langsung mengatakan bahwa saya ingin bergabung dan saya langsung memutuskan untuk datang ke sini karena saya menyukai gagasan bermain untuk Inter,” jelas Skriniar di channel Youtube Serie A.

“Ada banyak hal positif, berlatih setiap hari di Appiano Gentile di mana itu adalah pusat latihan yang indah, bermain di Meazza, di depan banyak orang. Para penggemar mungkin adalah hal terbaik tentang bermain untuk Inter.”

Ban Kapten di Inter Milan

Pemain timnas Slovakia tersebut kemudian menyinggung tentang pengalaman pribadinya saat menggunakan ban kapten Inter untuk pertama kalinya di awal musim.

“Sangat menarik mengenakan ban kaptan melawan Udinese, saya bangga menjadi kapten ini tim, itu adalah tanggung jawab besar,” lanjutnya.

“Mengenakan ban kapten tidak mengubah cara Anda bermain. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik dan memberikan segalanya, itu merupakan hal terpenting.”

Milan Skriniar juga kemudian melontarkan pendapatnya tentang kapten dan juga kiper nomor satu di Inter Milan, Samir Handanovic. Menurut sang pemain, Handanovic adalah pemain yang paling profesional di timnya.

“Menurut saya, Samir Handanovic adalah yang paling profesional di tim ini, tidak hanya di lapangan tetapi juga di luar,” kata Skriniar.

“Menyaksikan pertandingan dia mempelajari lawan-lawannya, ini adalah alasan lain yang membuatnya menjadi seorang profesional yang hebat, serta menjadi orang hebat dan kapten hebat.”

Kemudian, Skriniar juga membeberkan pengalamanya saat bermain dibawah asuhan Antonio Conte. Termasuk pada saat bermain dengan menggunakan skema tiga bek.

“Ada banyak perubahan sejak kedatangannya. Saya selalu bermain dengan skema empat bek dan saya tidak terbiasa bermain di sistem lain,” ujar Skriniar.

“Dia menjelaskan bagaimana melakukannya. Kami bekerja keras untuk meningkatkan diri dalam setiap aspek dan kami akan terus melakukannya.” Tutupnya.