Buaksib.com – Pemain Inter Milan, Milan Skriniar, mengatakan dirinya merasa kaget di musim ini timnya berhasil unggul jauh dari sang rival. Mereka berhasil menjauh dari kejaran AC Milan dan Juventus pada saat ini.

Dibidik Man City, Inter Milan Patok Harga Sekian untuk Skriniar
Milan Skriniar, bek Inter Milan.

 

Di awal musim ini, permainan mereka terlihat sedikit ngambang. Hal itu juga yang akhirnya membuat mereka terdepak lebih cepat di ajang Liga Champions.

Namun, pada akhirnya, performa Inter Milan berangsur membaik setelah lepas dari beban ajang Liga Champions. Bahkan, akhirnya tim anak asuh Antonio Conte tersebut berhasil mendahului AC Milan yang sebelumnya lama menguasai puncak klasemen di sejak awal musim.

Inter kini tak terkalahkan semenjak berada di puncak klasemen. Mereka terus berusaha meraih tiga poin agar semakin jauh dari kejaran Rossoneri dan Bianconeri.

Skriniar Kaget Lihat Performa Inter Milan

Pada saat ini Inter nyaman duduk di puncak klasemen sementara Serie A 2020/2021. Mereka mengantongi 74 poin dari 30 pertandingan.

Pada saat ini, AC Milan duduk di peringkat kedua dengan mengantoni 63 poin. Sedangkan Juventus berada di peringkat ketiga dengan mengantongi 62 poin.

Jarak yang jauh antara Inter Milan dan AC Milan serta Juventus membuat Milan Skriniar merasa cukup kaget.

“Kami tidak akan pernah berpikir untuk mendapatkan keuntungan ini dengan delapan pertandingan tersisa,” ucapnya pada Sky Sport Italia.

“Tapi kami sedang bekerja untuk mencapai setinggi mungkin. Kami berlatih setiap hari dengan penuh kegembiraan dan sikap yang baik. Setiap hari kami tahu kami bisa meningkat dan melakukan lebih baik dan lebih baik,” tegas Skriniar.

Skriniar lalu mengungkapkan sedikit rahasia keberhasilan Inter Milan. Dia mengatakan jika itu semua tak lepas dari andil tangan dingin sang pelatih, Antonio Conte.

Skriniar mengungkapkan jika Conte selalu membimbing mereka untuk kerja keras setiap hari. Selain itu, dia juga meminta kepada para pemainnya agar tidak terlalu berekspektasi tinggi.

“Ia memberi tahu kami setiap hari bahwa kami harus bekerja, berlatih setiap saat tanpa melihat berapa banyak pertandingan yang tersisa. Kami hanya harus bekerja di setiap sesi latihan, memikirkan lawan berikutnya tanpa hitung-hitungan,” jelasnya.