Buaksib.com – Edinson Cavani baru saja menjadi pahlawan Manchester United setelah mencetak brace dan satu assist pada laga melawan Southampton. Namun, penyerang berkebangsaan Uruguay tersebut justru terancam mendapat hukuman dari Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Ia diduga telah menggunakan istilah rasial dalam unggahannya di media sosial pribadi miliknya.

Edinson Cavani
Selebrasi Edinson Cavani setelah cetak gol kedua pada laga kontra Southampton

 

Manchester United meraih kemenangan 2-3 ketika bertandang ke markas Southampton. Sempat tertinggal dua gol, MU akhirnya berhasil comeback dan membawa tiga poin dari St Mary’s Stadium.

Edinson Cavani menjadi bintang pada laga tersebut. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu mencetak dua gol dan satu assist untuk Setan Merah. Kemenangan ini membawa skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer merangkak naik ke posisi kedelapan klasemen sementara Premier League.

Unggahan Rasial Edinson Cavani

 Selepas laga, Edinson Cavani langsung mengunggah foto aksinya melawan Southampton di akun Instagram pribadinya. Bomber berusia 33 tahun itu mendapatkan banyak ucapan selamat atas performanya malam itu.

Namun, Cavani terlihat membalas ucapan selamat dari para penggemarnya itu dengan menggunakan istilah bahasa Spanyol “negrito” yang artinya “hitam”. Sang bomber sendiri sudah menghapus postingan tersebut.

Cavani Rasis
Unggahan di Instagram Cavani

 

Istilah tersebut sebelumnya pernah digunakan oleh rekan senegaranya, Luis Suarez kepada Patrice Evra pada tahun 2011 lalu. Suarez yang kala itu membela Liverpool pun harus dihukum denda sebesar 40,000 Pounds dan larangan bertandingan sebanyak delapan pertandingan.

Sejauh ini FA belum mengomentari postingan Edinson Cavani tersebut. Namun, menurut Sky Sports mereka dipercaya bakal melakukan investigasi untuk menyelidiki unggahan bomber berambut panjang tersebut.

FA memang sudah mengeluarkan peraturan baru menjelang bergulirnya musim 2020/21 ini. Mereka melarang penggunaan bahasa dan perilaku rasional serta diskriminatif di media sosial. Jika ada yang melanggar aturan tersebut, pemain akan mendapatkan hukuman larangan bertandingan minimal tiga pertandingan.

Musim lalu, Bernardo Silva (Manchester City) dan Dele Alli (Tottenham Hotspur) pernah dihukum satu pertandingan setelah melanggar aturan tersebut. Namun, di musim ini, hukuman minimal yang bakal diterima oleh para pemain akan jauh lebih berat yakni minimal tiga pertandingan.