Buaksib.com – Pemain Manchester United dikabarkan mulai mengkhawatirkan otoritas asisten pelatih Ole Gunnar Solskjaer yang melebihi batas normal. Asisten yang dimaksud adalah tangan kanan Solskjaer, Kieran McKenna.

Sesi Latihan Manchester United Mulai Tidak Kondusif
Ole Gunnar Solskjaer & Kieran McKenna

 

Laju Manchester United di Premier League musim ini jelas jauh dari harapan. Mereka masih tertatih-tatih untuk sekedar menembus empat besar. Masih belum ada perubahan berarti setelah memasuki paruh kedua musim ini.

Tercatat, Setan Merah sudah menelan tiga dari lima pertandingan liga di tahun 2020 ini. Mirror mengklaim bahwa para pemain mulai mengkhawatirkan susunan tim pelatih Manchester United, juga sesi latihan mereka.

Pengaruh McKenna di Manchester United

McKenna sudah bekerja di Manchester United sejak tahun 2018 lalu dan Solskjaer memandangnya sebagai tangan kanan terpercaya. Dia memegang peran penting pada setiap sesi latihan di Carrington.

Solskjaer pun bergantung pada kinerja McKenna di sesi latihan. Namun, kabarnya sebagian pemain asing Manchester United merasa bahwa pengaruh McKenna terlalu besar, sesi latihan mereka pun terlalu mendasar.

Kabarnya, pemain-pemain tersebut merasa McKenna terlalu sering membuat keputusan akhir. Seakan-akan pelatih utama mereka adalah McKenna, bukan Ole Gunnar Solskjaer.

Sayangnya, protes para pemain asing ini sepertinya tidak terlalu didengar, baik oleh klub maupun Solskjaer sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pelatih asal Norwegia tersebut lebih memanjakan pemain-pemain asli Inggris.

Sikap Solskjaer inilah yang membuat situasi internal Manchester United semakin memburuk. Jika pengaruh McKenna tidak segera dikurangi, bisa jadi keharmonisan skuat akan terganggu. Artinya, performa mereka di lapangan pun akan ikut terganggu.

Selain itu, masalah internal ini juga bisa mengganggu adaptasi pemain-pemain baru seperti Bruno Fernandes dan Odion Ighalo. Kedua pemain tersebut baru bergabung pada bursa transfer musim dingin Januari 2020 kemarin.

Sebagai pelatih, Ole Gunnar Solskjaer seharusnya bisa bersikap lebih tegas dan superior ketimbang para asistennya. Bagaimanapun juga, Manchester United benar-benar membutuhkan perubahan. Mereka harus segera bangkit apabila masih tetap ingin finish empat besar di akhir musim nanti. Apabila mereka gagal menembus empat besar dan gagal di Liga Europa, maka mereka harus kembali absen di Liga Champions musim depan.