Buaksib.com  – Oktovianus Maniani mengatakan jika dia sempat terjun sebagai pemain sinetron sebagai usaha sampingan untuk menambah pemasukannya.

Sempat Menjadi Pemain Sinetron, Ini Alasan Oktavianus Maniani
Oktovianus Maniani.

 

Okto sendiri sempat diharapkan akan menjadi pemain sepak bola masa depan timnas Indonesia dibawah asuhan Alfred Riedl pada 2010. Pada saat itu, Okto masih berusia 20 tahun.

Oktovianus sendiri langsung berhasil menunjukan penampilan ciamiknya. Bahkan, pada saat itu, Okto sempat berhasil menyumbangkan satu gol sekaligus membantu timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF 2010.

Akan tetapi, ternyata karir pemain kelahiran Papua tersebut secara perlahan mulai meredup meskipun sebelumnya sempat memperkuat Barito Putera pada tahun 2013. Okto sempat tak tersorot media karena mengalami cedera yang pemulihannya sendiri memakan waktu selama satu tahun.

Setelah pulih dari cedera dan ingin kembali bermain sepak bola, ternyata situasi sudah tidak memungkinkan. PSSI sedang diberi sanksi oleh FIFA, sehingga Oktavianus memutuskan untuk mengisi waktu luangnya untuk menerima tawaran sebagai pemain sinetron.

“Pada 2014 saya cedera sehingga sempat istirahat selama satu tahun. Ketika sudah pulih pada 2016 saat itu ada sanksi FIFA Akhirnya saya terjun ke dunia sinetron,” ucap Oktovianus Maniani di akun Youtube ANTV Sports Official.

“Bukan saya ingin menjadi pesinetron. Kebetulan dengan ada jeda waktu dan pemasukan minim, akhirnya ambil sampingan lah,” jelas pemain berusia 29 tahun itu.

Antara Oktovianus, Polisi, dan Sanksi PSSI

Okto sendiri sebenarnya adalah pemain yang punya kepribadian baik dan sedikit pemalu. Akan tetapi, tingkah lakunya sempat menjadi sorotan public karena suatu hal.

Pada tahun 2015, Okto diperiksa pihak kepolisian terkait dugaan kasus suap menjelang pertandingan Persebaya Surabaya vs Pusamania Borneo FC. Akan tetapi, pada saat itu, Okto hanya diperiksa sebagai saksi.

Setelah lama tak terdengar kabarnya, Oktovianus secara mengejutkan ternyata melakukan tindakan yang kurang baik di Liga 2 2019. Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut menusuk wasit pertandingan dengan bendera tendangan pojok. Tindakan tersebut akhirnya membuat PSSI memberikan sanksi tegas kepada sang pemain yaitu dengan melarangnya bermain selama enam bulan.

Okto sempat bermain di klub Liga 2 seperti Perserang Serang dan Persewar Waropen. Dan pada tahun 2020, nama Oktovianus terdengar kembali setelah dirinya bergabung dengan Persiba Balikpapan di Liga 2.