Buaksib.com – Pada laga leg kedua babak semifinal Coppa Italia, Juventus hanya mampu mengimbangi permainan AC Milan di kandangnya. Dari hasil tersebut, bisa jadi berawal dari kesalahan yang dilakukan oleh sang pelatih, Maurizio Sarri.

Satu Kesalahan Juventus Saat Hadapi AC Milan
Maurizio Sarri.

 

Pertandingan antar kedua raksasa Italia yang penuh dengan sejarah tersebut terjadi pada laga yang dihelat di Allianz Stadium, Sabtu (13/6/2020) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama tak mampu mencetak gol.

Meski begitu, Juventus ditetapkan sebagai pemenang dalam pertandingan babak semifinal tersebut. Sebab, mereka mempunyai keuntungan satu gol tandang yang dicetak pada pertemuan pertama di San Siro.

Seperti yang kita ketahui, laga ini adalah laga pertama sejak kompetisi domestic Italia dihentikan karena pendemi virus Corona. Maka dari itu, hasil seri yang didapat pun, sudah sesuai dengan ekspektasi kebanyakan penggemar sepakbola.

Tonton Cuplikannya Disini!

Kesalahan Pelatih Juventus

Setelah pertandingan berakhir, sang pelatih mengungkapkan jika performa pemainnya pada pertandingan ini hanya bagus di menit awal. Akan tetapi, tak berarti kegagalan Juventus untuk meraih kemenangan adalah murni kesalahan dari anak asuhnya.

Maurizio Sarri mengaku jika dia melakukan sebuah kesalahan pada saat melakukan pergantian pemain. Pasalnya, pada waktu tertentu, dia sempat melakukan tiga pergantian pemain sekaligus.

Tonton Cuplikannya Disini!

“Saya membuat kesalahan yang bodoh. Akan tetapi, saya terbawa oleh kegembiraan karena memiliki jatah lima pergantian pemain, tapi melakukan tiga dalam sekali beresiko besar dan saat itu kami kehilangan kendali permainan,” bebernya kepada Rai Sport.

“Saya harusnya membuat jarak lebih besar pada pergantian. Saya mengganti Douglas Costa karena takut dia kesakitan, namun saat saya menariknya, dia masih terlihat bugar,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, sang pelatih juga ditanyai tentang calon lawan Juventus di babak final. Pertandingan semifinal lain antara Napoli vs Inter Milan sendiri baru akan dihelat dini hari nanti.

“Yang terpenting adalah kami berada di final, kemudian baru pada esok hari kami akan lihat lagi,” imbuh eks arsitek Chelsea tersebut.

“Napoli, sama seperti kami, kehilangan keuntungan karena bermain di stadion yang kosong. Hasil laga pertama mungkin sedikit menguntungkan buat Inter, namun sejujurnya laga itu masih sangat terbuka,” tutupnya.

Tonton Cuplikannya Disini!