Buaksib.com – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, masih terus kagum terhadap performa Cristiano Ronaldo. Apalagi setelah pemain yang pernah meraih lima trofi Ballon d’Or tersebut berhasil mencetak gol di pertandingan babak perempat final Coppa Italia melawan AS Roma.

Sarri: Terima Kasih Untuk Ibu yang Sudah Lahirkan Ronaldo
Cristiano Ronaldo, penyerang Juventus.

 

Pertandingan itu sendiri dihelat di markas Bianconeri, Allianz Stadium, pada Kamis (23/1/2020). Klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut berhasil menang lewat gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo, Rodrigo Bentancur, dan Leonardo Bonucci.

Pada awalnya CR7 dioperkirakan tak akan bermain pada pertandingan tersebut. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, sang pelatih mengatakan jika pemain yang berasal dari Portugal tersebut kemungkinan absen karena lututnya belum sepenuhnya pulih.

Namun ternyata, Ronaldo justru malah tampil selama 90 menit dan berhasil mencetak gol. Perlu diketahui, dia berhasil menorehkan Namanya di papan skor di Sembilan dari 10 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.

Pujian Untuk Cristiano Ronaldo

Pada pertandingan sebelumnya, saat berhadapan dengan Parma di Serie A akhir pekan kemarin, Ronaldo berhasil mencetak dua gol untuk Juventus. Performa tersebut kemudian membuat Sarri tak tahan untuk tak memujinya.

Dan kini, dia kembali mendapat pujian dari pelatih yang pernah mengasuh Chelsea dan juga Napoli tersebut. Tak tangung-tanggung, dia juga memuji ibunya Cristiano Ronaldo karena sudah melahirkannya ke dunia.

“Ronaldo sedang berada di dalam kondisi fisik dan mental yang luar biasa, mencetak gol dengan konsistensi yang hebat. Di level individual, saya tidak melihat apa yang bisa dibenahi lagi dari Ronaldo,” ucap Sarri kepada Rai Sport.

“Saya tidak bisa mengambil pujian atas performa Ronaldo pada saat ini, anda hanya bisa memberikan pujian kepada ibunya yang telah melahirkan orang seperti dia!” tambahnya.

Masih Kritik Pemainnya Sendiri saat melawan Roma

Jika melihat dari statistic kedua tim, Juventus dan Roma tampil dengan porsi seimbang. Kedua tim sama-sama melepas 13 tembakan dan punya penguasaan bola yang tak jauh berbeda.

Meski begitu, sang pelatih tetap mengkritik permainan para pemainnya. Apalagi di babak kedua yang dianggap jika pemainnya ‘tidak keluar dari ruang ganti’.

“Kami menjalani babak pertama dengan baik, namun tidak keluar dari ruang ganti pada awal babak kedua,” lanjut Sarri.

“Setelah beberapa saat, kami lagi-lagi berhadapan dengan tim yang memiliki permainan operan yang bagus. Gigi Buffon melakukan beberapa penyelamatan yang membuktikan kalau dia masih menjadi kiper berlevel papan atas,” tandasnya.