Buaksib.com – Pada pertandingan pekan ke-33 Serie A 2019/2020, Juventus gagal membawa pulang tiga poin, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di markas Sassuolo tersebut berkesudahan dengan skor imbang 3-3.

Sarri Beberkan Masalah Utama Juventus Saat Ini
Maurizio Sarri.

 

Tim berjuluk Si Nyonya Tua tersebut sebenarnya sempat unggul dua gol terlebih dahulu saat pertandingan baru saja dimulai. Dua gol pertama mereka berhasil dicetak masing-masing oleh Danilo dan Gonzalo Higuain.

Akan tetapi, kondisi justru berubah setelah Sassuolo mulai menemukan tempo permainannya. Tim tamu berhasil mencetak tiga gol berkat Filip Djurucuc, Domenico Berardi, dan Francesco Caputo. Namun beruntungnya, Alex Sandro berhasil mencetak gol dimenit ke-64.

Hasil tersebut memang masih belum banyak berpengaruh kepada kedudukan Juventus di klasemen sementara Serie A. Akan tetapi, ada fakta jika mereka gagal memenangi tiga pertandingan terakhir yang tak bisa dibiarkan begitu saja.

Masalah Juventus Saat Ini

Si Nyonya Tua hanya mampu bermain dua kali imbang dan satu kali kekalahan dari tiga pertandingan terakhirnya. Kekalahan yang dialami pada saat mereka berhadapan dengan AC Milan saat mereka sudah berhasil unggul terlebih dahulu sebelum akhirnya kalah dengan skor 2-4.

Sang pelatih, Maurizio Sarri, sudah tak bisa mengelak jika timnya pada saat ini memang tengah mengalami masalah. Masalah tersebut yakni terkait dengan konsistensi timnya.

“Seorang pelatih mengharapkan konsistensi dari timnya, kami kurang soal itu baik secara fisik maupun mental,” tutur Sarri ke\Sky Sport Italia usai pertandingan.

“Kami memiliki beberapa momen yang kuat dalam sebuah pertandingan dan beberapa momen pasif yang sulit untuk dipahami,” sambungnya.

Selain itu, Sarri juga memberi pujian kepada Sassuolo yang bermain bagus pada pertandingan tersebut. Dia yakin jika tim anak asuh Roberto de Zerbi tersebut mampu mengikuti langkah Atalanta di masa depan.

“Kami telah menghadapi tim-tim dengan performa yang luar biasa belakangan ini dan Sassuolo tidak ada bedanya, sebab mereka berhasil meraih empat kemenangan berturut-turut. Jika mereka kompak, mereka bisa menjadi Atalanta di masa depan,” imbuhnya.

“Saya percaya bahwa bila kami bisa menyelesaikan masalah konsistensi, kami berada di jalur yang tepat. Tim manapun bisa menjadi berbahaya jika anda membiarkan mereka lewat di sepertiga akhir kami,” tandas pelatih Juventus tersebut.