Buaksib.comDi tengah sibuknya Bayern Munchen menemukan sosok pelatih baru, manajemen internal mereka sendiri kabarnya berada dalam tahap perubahan besar-besaran. Uli Hoeness, selaku presiden klub, baru-baru ini telah direncanakan akan turun dari kursinya kepemimpinannya.

Direktur olahraga Bayern Munchen Hasan Salihamidzic dikabarkan akan dipromosikan naik jabatan ke eksekutif klub yaitu sebagai direktur eksekutif olahraga
Direktur olahraga Bayern Munchen Hasan Salihamidzic

Hoeness sudah ditetapkan secara administratif untuk mengundurkan diri setelah 40 tahun di dalam manajemen internal Bayern Munchen. Tugas dari pria yang juga diketahui seorang mantan pemain berusia 67 tahun tersebut, rencananya akan dilanjutkan oleh Herbert Hainer.

Selain itu, dihimpun dari laman Bayern Strikes, Die Roten juga telah mengumumkan sejumlah pengumuman besar lainnya di tingkat dewan, Senin (11/11/2019) kemarin. Nama Oliver Kahn adalah satu nama baru yang akan segera beragabung dalam jajaran direksi klub awal tahun depan.

Salihamidzic Jadi Sosok Paling Disorot

Sosok penting lainnya, yakni direktur olahraga Bayern Munchen, Hasan Salihamidzic dikabarkan ikut serta dalam jajaran perombakan. Ia kemungkinan akan dipromosikan ke salah satu jabatan eksekutif klub. Menurut Bavarian Football, Salihamidzic kemungkinan akan naik jabatan sebagai direktur eksekutif olahraga.

Posisi eksekutif tersebut merupakan jabatan yang lebih tinggi ketimbang tugasnya saat ini. Hoenes sendiri yang dijadalkan mundur pada 15 November mendatang, bakal menjadi orang yang secara resmi merekomendasikan promosi untuk Salihamidzic di Allianz Arena.

Direktur Eksekutif Olahraga bukanlah satu-satunya kemungkinan untuk Salihamidzic. Mantan pemain Bayern Munchen itu sendiri juga memungkinkan untuk berpindah ke jajaran dewan elite lainnya.

Didukung Calon Presiden Munchen Yang Baru

Rencana promosi untul Salihamidzic rupanya juga didukung oleh Herbert Hainer, selaku calon pengganti Hoeness sebagai presiden klub. Apabila jabatan Salihamidzic benar-benar dinaikkan, tugasnya tentu akan menjadi lebih signifikan.

Pria berkebangsaan Bosnia tersebut sejatinya telah menjabat sebagai Direktur Olahraga Bayern Munchen sejak 2017. Ia ditunjuk sebagai penerus Matthias Sammer di tahun 2017 lalu. Promosi ini sendiri akan membuat Salihamidzic disodorkan kontrak baru oleh manajemen klub.

Kendati demikian, selama menjabat, Salihamidzic sendiri selalu dibanding-bandingkan dengan pendahulunya. Dalam dua musim terakhir, sorotan publik tak lepas dari dirinya. Kinerjanya dianggap kurang dengan apa yang sudah dicapai Summer sebelumnya.

Dikritik Karena Bergerak Lambat

“Hasan terlalu banyak jadi bahan (sorotan) publik, saya rasa itu berlebihan—untuk membanding-bandingkannya dengan Matthias,” ujar Hoenes ketika diwawancarai Double-pass, akhir pekan lalu.

Senada dengan Hoeness, jajaran elite Bayern Munchen menilai bahwa sorotan dari media belum bisa menghormati setiap keputusan Salihamidzic. Kritikan kepada Salihamidzic sendiri berkutat dalam pergerakan klub yang dianggap lambat selama bursa transfer pemain.

Padahal, transfer yang dilakukan FC Hollywood dalam mendatangkan Alphonso Davies, Leon Goretzka, Benjamin Pavard, dan Lucas Hernandez merupakan hasil dari kerjanya. Ketiga pemain tersebut terbukti langsung menjadi pemain-pemain penting bagi klub.

Rencana pembelian Leroy Sane dan Timo Werner yang gagal beberapa kali, disebut-sebut manajemen Bayern Munchen, selalu menjadi bahan kritik Salihamidzic. “Dia bekerja sangat baik, kinerjanya sudah diintegrasikan dalam semua keputusan Bayern Munchen,” tegas Hoeness.

Salihamidzic sendiri bermain cukup lama di Bundesliga, tercatat dia pernah bermain untuk Hamburger SV, Bayern Munchen dan Wolfsburg, sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2012.