Buaksib.com – Winger Liverpool, Sadio Mane memberikan informasi menarik seputar karirnya sebagai seorang pesepakbola. Ia mengaku sempat dekat dan nyaris bergabung dengan Manchester United sebelum akhirnya lebih memilih Liverpool.

Sadio Mane
Sadio Mane

 

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2016 lalu. Pada saat itu, pemain asal Senegal tersebut sedang naik daun berkat performa apiknya bersama Southampton. Performa apiknya tersebut pula yang membuat namanya masuk ke dalam daftar incaran sejumlah klub top Eropa. Namun, pada akhirnya ia lebih memilih untuk menerima pinangan Liverpool.

Mane mengakui bahwa Liverpool bukanlah tim pertama yang nyaris mendapatkan tanda tangannya. “Ya, saya sebenarnya nyaris pindah ke Manchester United,” ujarnya kepada The Telegraph.

Sadio Mane Nyaris Pindah ke MU

Mane mengungkapkan bahwa ia benar-benar nyaris pindah ke Manchester United. Bahkan, ia mengaku sudah menyepakati kontrak dengan Setan Merah sehingga ia berada di ambang pintu masuk ke Old Trafford.

“Segalanya hampir terjadi pada saat itu. Bahwa saya sudah menyepakati kontrak dengan United dan semuanya siap bagi saya untuk pindah ke sana.”

Namun, pada saat itu Jurgen Klopp menghubunginya. Ia terkesan dengan rencana manajer Liverpool itu sehingga ia memutuskan untuk pindah ke Anfield.

“Pada saat itu Jurgen menghubungi saya dan saya masih ingat persis pertama kali saya mendapatkan telepon darinya,” sambung Sadio Mane.

“Saya benar-benar dibuat yakin dengan proyek yang sedang ia kerjakan. Jadi saya memutuskan untuk pindah ke Liverpool.”

Pindah ke Liverpool bisa dibilang sebagai salah satu keputusan tepat Sadio Mane dalam karirnya. Bersama klub asal Merseyside tersebut, ia berhasil memenangkan seluruh trofi, mulai dari Premier League, FA Cup, Carabao Cup, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.

Sebaliknya, Manchester United saat ini sedang terpuruk. Mereka sudah cukup lama puasa gelar semenjak terakhir kali menjuarai Liga Europa di era kepalatihan Jose Mourinho. Bahkan, di musim 2021/22 ini Setan Merah hanya mampu finish di urutan keenam yang membuat mereka tidak akan berlaga di ajang Liga Champions musim depan.