Buaksib.com – Bintang Liverpool, Sadio Mane mengaku tak akan mempermasalahkan jika Liverpool tidak diberi gelar juara Premier League musim ini. Hal tersebut masih berpotensi terjadi lantaran pandemi virus Corona di Inggris yang bisa saja membuat otoritas liga memutuskan untuk mengakhiri musim tanpa menyelesaikan seluruh pertandingan.

Sadio Mane Ikhlas Jika Liverpool Gagal Juara karena Pandemi Corona
Sadio Mane

 

Liverpool musim ini mampu melanjutkan performa luar biasa yang mereka tunjukkan di musim lalu. Skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut mampu berdiri kokoh di puncak klasemen sementara Premier League. Klub berjuluk The Reds tersebut unggul 25 poin dari Manchester City yang menduduki posisi runner up. Sejatinya, Liverpool hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Premier League musim ini.

Sayangnya, kompetisi harus dihentikan untuk sementara waktu karena pandemi virus Corona yang semakin merebak di tanah Britania. Belum ada keputusan dari otoritas liga, apakah kompetisi akan dilanjutkan atau tidak. Namun, ada banyak desakan agar Premier League sebaiknya diakhiri tanpa harus menyelesaikan seluruh pertandingan.

Sadio Mane Ikhlas

Sadio Mane sebenarnya sudah sangat mendambakan bisa memenangkan Premier League bersama Liverpool. Akan tetapi, ia mengaku bisa memahami jika memang ternyata hal itu tidak menjadi kenyataan di musim ini. Ia tahu bahwa situasi pandemi virus Corona ini sangat menyulitkan siapapun. Pemain Timnas Senegal tersebut juga mengatakan bahwa kegagalan di musim ini bisa ditebus di musim depan.

“Saya ingin memenangkan banyak pertandingan dan saya ingin mendapatkan trofi, itulah yang saya inginkan. Tapi dengan situasi ini, apapun yang terjadi, aku akan mengerti,” ujar Mane kepada talkSPORT.

“Ini sulit bagi Liverpool, tetapi lebih sulit bagi jutaan orang di seluruh dunia. Beberapa orang telah kehilangan anggota keluarga dan itu adalah situasi yang lebih sulit,” serunya.

“Tetapi bagi saya pribadi, ini adalah impian saya dan saya ingin memenangkannya tahun ini. Jika tidak, saya bisa menerimanya, itu adalah bagian dari kehidupan. Semoga kami bisa memenangkannya di tahun depan,” ucap Mane.

Tidak Mau Seperti Club Brugge

Sebelumnya, Liga Belgia juga telah ditangguhkan. Namun, otoritas liga di negara tersebut akhirnya memutuskan untuk mengakhiri musim lebih awal. Club Brugge sebagai pemuncak klasemen sementara dinobatkan sebagai juara liga. Saat kompetisi dihentikan, mereka dalam posisi unggul 15 poin dari tim peringkat kedua.

Sadio Mane, bagaimanapun, menegaskan bahwa ia belum merasa seperti seorang juara. Hal tersebut mengindikasikan bahwa ia enggan menang seperti Club Brugge.

“Saya pikir belum juara. Saya mencintai pekerjaan saya dan suka sepak bola. Aku ingin menang di lapangan,” pungkasnya.