Buaksib.com – Hasil buruk mewarnai perjuangan Persebaya Surabaya di Grup C Piala Presiden 2022. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut baru memiliki satu poin dari dual aga yang sudah mereka lakoni.

Respon Manajemen Persebaya Surabaya atas Hasil Negatif timnya

 

Di pertandingan pertama, mereka ditahan imbang oleh Bhayangkara FC. Lalu, Bajul Ijo menelan kekalahan di pertandingan keduanya. Tim anak asuh Aji Santoso dibantai oleh Persib Bandung dengan skor 1-3.

Akan tetapi, hasil tersebut direspon dengan santai oleh manajemen Persebaya Surabaya. Pasalnya, sejak awal mereka memang tidak memasang target tinggi di turnamen Piala Presiden 2022.

“Kalau kami terus terang tidak memasang target sebenarnya. Tapi kami berusaha tampil sebaik mungkin,” ucap Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, Sabtu (18/6/2022).

Bahan Evaluasi Persebaya Surabaya

Bagi Bajul Ijo, turnamen pra-musim hanya untuk menjadi acuan bagi mereka demi bersiap menghadapi komepetisi. Mereka hanya ingin mengukur kualitas tim yang dimiliki.

“Coaching staff bisa melihat kekurangannya apa, jadi dibenahi gitu,” seru pria yang juga pernah memimpin Persebaya U-20 itu.

Yahya juga tetap yakin untuk menghadapi kompetisi musim 2022/2023 dengan skuad yang ada. Akan tetapi, Persebaya Surabaya akan berusaha untuk menjadi lebih baik.

Selain itu, sang pelatih, Aji Santoso, menegaskan jika timnya belum menyerang di ajang Piala Presiden 2022. Mereka akan berjuang hingga titik darah penghabisa.

Pada pertandingan terakhir grup C, Persebaya Surabaya akan berhadapan dengan Persib Bandung. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (20/6/2022).

“Pertandingan melawan Bali United, kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih hasil terbaik,” pungkas Aji.

Perlu diketahui, hingga laga kedua Grup C Piala Presiden 2022, Persebaya masih menjadi juru kunci klasemen sementara. Bajul Ijo hanya memilki satu poin dari dua pertandingan.

Sebenarnya, Persebaya Surabaya memilki poin yang sama dengan Bali United. Akan tetapi, Serdadu Sridatu masih unggul selisih gol.