Buaksib.com – Pemilik Chelsea, Roman Abramovich mengeluarkan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan. Taipan asal Rusia itu telah menyerahkan kepengurusan klub kepada yayasan amal klub.

Roman Abramovich Chelsea
Roman Abramovich

 

Abramovich mengambil alih kepemiliki Chelsea pada tahun 2013 silam. Sejak saat itu prestasi demi prestasi mampu diukir oleh klub asal London Barat tersebut. Hal ini tak lepas dari dukungan finansial yang sangat baik dari pria berusia 55 tahun tersebut. Ia pun menjadi figur yang cukup disegani di sepak bola Inggris, khususnya di kalangan fans The Blues.

Namun, semuanya berubah dalam beberapa hari terakhir. Ia turut dikecam atas invasi yang dilakukan Rusia kepada Ukraina karena memiliki hubungan yang cukup dekat dengan presiden Rusia, Vladimir Putin. Hal itu membuatnya mendapatkan desakan agar segera meninggalkan Chelsea.

Pernyataan Roman Abramovich

Sang taipan akhirnya membuat pernyataan sehari sebelum timnya menghadapi Liverpool di final Carabao Cup. Ia menyatakan telah menyerahkan kepengurusan klub kepada yayasan amal klub.

“Selama hampir 20 tahun kepemilikan saya di Chelsea FC, saya selalu memandang peran saya sebagai penjaga klub, yang tugasnya adalah memastikan bahwa kami bisa sukses seperti hari ini, serta membangun masa depan, sementara juga memainkan peran positif dalam komunitas kami,” buka pernyataan Roman Abramovich di situs resmi klub.

“Saya selalu mengambil keputusan untuk kepentingan terbaik klub dan selalu berkomitmen kepada nilai-nilai. Itulah sebabnya saya hari ini memberikan amanat kepada yayasan amal Chelsea untuk mengurus dan merawat Chelsea FC.”

“Saya percaya bahwa saat ini mereka berada dalam posisi terbaik untuk menjaga kepentingan klub, pemain, staf, dan para penggemar,” tutupnya.

Selama berada di bawah kepemimpinan Roman Abramovich, Chelsea memang sudah meraih cukup banyak gelar. Bahkan, mereka berhasil mengangkat trofi Premier League sebanyak lima kali. Bukan hanya itu, The Blues juga telah mengoleksi dua trofi Liga Champions dan dua trofi Liga Europa.

Pernyataan Abramovich disinyalir bertujuan untuk melindungi Chelsea. Seperti diketahui, pemerintah Inggris menjadi salah satu pemerintahan yang paling vokal menentang invasi Rusia kepada Ukraina. Sang taipan tentu tidak ingin status pribadinya justru akan membuat The Blues ikut terkena imbas karena situasi ini.