Buaksib.com – Sebuah kabar yang cukup mengejutkan datang dari raksasa Premier League, Chelsea FC. Roman Abramovich dikabarkan telah memutuskan untuk menjual klub berjuluk The Blues tersebut. Nantinya, keuntungan dari penjualan ini akan dialokasikan untuk membantu korban perang di Ukraina.

Roman Abramovich Chelsea
Roman Abramovich

 

Invasi Rusia ke Ukraina sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Perang ini membawa dampak yang cukup besar hampir ke semua sektor, termasuk industri sepakbola. Segala hal yang berkaitan dengan Rusia dijatuhi sanksi guna menekan Vladimir Putin menghentikan aksinya.

Sanksi tersebut turut diberikan oleh FIFA dan UEFA. Kedua badan sepakbola ini menyatakan bahwa tidak ada ruang untuk Rusia dan klub yang berasal dari Rusia di kompetisi kulit bundar. Klub-klub yang menggunakan sponsor dari Rusia pun telah memutuskan untuk menghentikan kerjasama. Salah satunya ialah Schalke yang telah mengakhiri kerjasama dengan sponsor utama mereka, Gazprom.

Dampak serupa juga dirasakan oleh Roman Abramovich yang notabene merupakan pemilik Chelsea FC. Tekanan yang bertubi-tubi dari segala pihak membuat ia memutuskan untuk menjual klub tersebut demi kebaikan semua pihak.

Roman Abramovich Tertekan

Taipan asal Rusia itu memang berada dalam posisi yang cukup sulit. Sebab, ia dikenal sebagai salah satu orang dekat Vladimir Putin. Itulah mengapa banyak pihak mendesak agar Abramovich mendesak Putin menghentikan serangan ke Ukraina.

Pada Sabtu (26/02) kemarin, ia akhirnya merespon desakan-desakan tersebut. Ia memutuskan untuk melepas kepemimpinan klub secara administratif dan menyerahkannya kepada yayasan amal klub. Kendati demikian, keputusan Roman Abramovich ini tidak langsung mendapatkan respon positif. Ia masih didesak untuk meninggalkan klub hingga akhirnya ia membut keputusan menjual The Blues.

Kamis (03/02) dini hari WIB, sang taipan akhirnya merilis pernyataan resmi bahwa dia akan menjual Chelsea. Dalam sepekan terakhir memang sudah muncul rumor tersebut dan kini hal itu menjadi kenyataan.

“Saya ingin merespon spekulasi di media dalam beberapa hari terakhir terkait hubungan saya sebagai pemilik Chelsea FC. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan klub,” ujarnya.

“Dalam situasi ini, saya telah mengambil keputusan untuk menjual klub karena saya percaya inilah yang terbaik untuk klub, fans, para pekerja, dan sponsor klub,” ujar Abramovich.

Taipan berusia 55 tahun ini memastikan bahwa seluruh keuntungan hasil penjualan Chelsea akan dialokasikan untuk korban perang di Ukraina. Ia tidak pernah mencari keuntungan sebagai pemilik Chelsea.

“Penjualan klub tidak akan terburu-buru, akan sesuai dengan proses yang diperlukan. Saya juga tidak akan menagih pembayaran utang,” sambungnya.

“Bagi saya, ini [memimpin Chelsea] tidak pernah soal bisnis atau uang. Tapi murni karena hasrat saya untuk sepakbola dan klub. Lebih lanjut, saya telah menginstruksikan tim saya untuk membentuk yayasan amal. Dengan demikian semua keuntungan dari penjualan akan disumbangkan.”

“Yayasan tersebut akan memberikan manfaat bagi semua korban perang di Ukraina. Termasuk menyediakan dana darurat untuk kebutuhan mendesak para korban, serta mendukung pemulihan jangka panjang,” tutup Roman Abramovich.