Buaksib.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola memberikan komentar usai timnya menelan kekalahan di matchday ke-27 Premier League. Ia mengakui bahwa anak asuhnya mendapat pelajaran berharga usai dibekuk rival sekota, Manchester United dua gol tanpa balas, Minggu (07/03) malam WIB.

Pep Guardiola vs MU
Pep Guardiola pada laga kontra Manchester United

 

Kendati menguasai pertandingan, skuat asuhan Pep Guardiola harus takluk di kandang sendiri, Etihad Stadium. Dua gol yang bersarang di gawang Ederson Moraes dicetak oleh Bruno Fernandes dan Luke Shaw. Raihan tiga poin Setan Merah dari laga ini membuat selisih kedua tim di papan klasemen menjadi 11 poin.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri rekor 21 kemenangan beruntun yang dicatatkan oleh anak asuh Pep Guardiola. Manajer asal Spanyol itu pun tak segan untuk memberi selamat kepada rival mereka itu.

Pengakuan Pep Guardiola

Seusai pertandingan, Pep Guardiola pun menyadari bahwa timnya akan menjadi sorotan. Namun, baginya sorotan itu justru akan bagus untuk anak asuhnya.

“Terkadang, Anda harus tidak memenangkan pertandingan untuk menyadarinya,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.

“Kami akan menjadi berita karena kami kalah -tapi beritanya adalah 21 kemenangan berturut-turut. Hasilnya akan banyak membantu kami untuk emmahami betapa sulitnya itu,” tambahnya.

“Ini adalah pelajaran. Dalam sepakbola semuanya bisa terjadi. Selamat untuk United,” tegas Guardiola.

Bagi Manchester City, kekalahan ini membuat gelar juara yang sudah di depan mata harus lebih lama untuk bisa dikunci. Pep Guardiola pun mendesak anak asuhnya untuk segera bangkit.

“Kami membutuhkan enam atau tujuh kemenangan dari 10 pertandingan,” tutur Guardiola.

“Lawan kami harus memenangkan semua pertandingan mereka dan kami harus kalah empat atau lima kali. Masih ada 30 poin untuk diperebutkan dan kami harus mulai menang lagi,” tandas Guardiola.

Pada laga ini, Bruno Fernandes didapuk sebagai man of the match. Pemain asal Portugal itu menyumbang satu gol melalui titik putih. Skuat besutan Pep Guardiola memang tampil dominan. Bahkan, mereka melepas 23 tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat Kevin De Bruyne cs gagal merobek gawang Setan Merah yang dikawal Dean Henderson.