Buaksib.com – Suasana hati para pendukung Real Madrid tengah gembira sebelum tim favorit mereka bermain, Minggu (3/11/2019) lalu. Pasalnya saat itu, mereka baru saja menerima kabar kekalahan sang rival abadi, Barcelona di markas Levante. Barcelona takluk atas Levante, beberapa jam sebelum Real bermain.

Kesempatan Real Madrid untuk berada di puncak klasemen gagal setelah di tahan imbang oleh Real Betis 0-0 di Santiago Bernabeu, Minggu (3/11/2019)
Real Madrid di tahan imbang oleh Real Betis 0-0 di Santiago Bernabeu, Minggu (3/11/2019)

Tapi, usai menginggalkan stadion perasaan gembira para supporter Madrid tersebut berubah menjadi frustasi. Sebenarnya, kekalahan Barca atas Levante memberikan kesempatan pada sang pelatih, Zinédine Zidane. Namun, kesempatan itu hilang begitu saja setelah Betis menahan imbang 0-0 pasukannya di Santiago Bernabeu.

Meski Imbang, Madrid Bermain Bagus

Pertandingan kontra Betis sebenarnya bukan pertandingan yang buruk bagi Madrid. Pasukan Zinedine Zidane sudah banyak ciptakan peluang. Mungkin lain waktu, mereka bisa menang dengan nyaman.

Di pertandingan itu, Zou Feddal melakukan handball yang berpotensi penalti bagi Madrid. Insiden itu banyak menjadi perbincangan di konferensi pers usai laga. Namun, Zidane tidak ingin untuk membahas hal tersebut. “Saya melihat kejadian itu.” Kata Zidane. “Tapi keputusan sepenuhnya ada di tangan wasit. Bagaimanapun, saya tidak ingin membahasnya.” Ujar sang pelatih seperti yang dikutip dari Marca.

Zidane sudah menyatakan ia tidak tertarik terhadap insiden itu, dan itu adalah keputusan yang tepat. Satu-satunya yang harus dibahas adalah bagaimana timnya tidak dapat menghancurkan pertahanan rapat Betis. Hasil imbang itu membuat Madrid gagal mendapat tiga poin yang mereka butuhkan untuk kembali ke puncak klasemen sementara La Liga.

Penampilan lini depan Madrid memang cukup bagus. Akan tetapi, hasil akhir 0 – 0 itu seakan mengindikasikan kalau masalah serangan Madrid belum teratasi. Di lini depan, Hazard tampil cukup baik dengan menghadirkan beberapa peluang. Sementara itu, Benzema lebih bekerja keras untuk mencari celah bagi rekan-rekan setimnya.

“Satu-satunya yang hilang di laga ini adalah gol.” Kata Zidane. Zidane mungkin benar. Bagaimanapun, mencetak gol adalah aspek terpenting dalam suatu pertandingan sepakbola. Manajer Prancis itu juga menyebutkan kalau Madrid bisa menjadi pimpinan liga. Namun pada kenyataannya, Real telah membuang kesempatan mereka untuk jadi yang teratas.

“Kami tidak melakukannya dengan buruk. Walaupun kami sudah membuang dua poin, tapi bermain seperti itu. Bagiku itu tidak masalah.” Kata Zidane. Tidak ada yang salah dengan optimisme Zidane itu. Namun, Madrid bisa saja gagal memenangkan gelar akhir musim nanti. Bagaimanapun, dua poin itu telah membuat banyak perbedaan.

Real Berpotensi Kehilangan Gelar di Akhir Musim

Dari kubu Catalan, Barcelona sudah menelan tiga kekalahan musim ini. Jumlah ini sama dengan jumlah kekalahan mereka musim lalu. Sang juara bertahan melewati musim ini dengan tidak konsisten. Selain itu, mereka juga harus kehilangan pemain terbaik mereka, Lionel Messi, di pekan-pekan awal karena cedera.

Akan tetapi, Madrid masih belum bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. Saat ini, mereka bahkan sudah ditempel ketat oleh Atletico dan Sevilla yang hanya berjarak satu angka dari mereka.

Meskipun tampil cukup bagus hari Minggu (3/11) lalu, Los Blancos seperti kehilangan insting membunuh mereka belakangan ini. Hal itu mungkin akan membuat mereka kehilangan gelar bulan Mei nanti.