Buaksib.com – Legenda Arsenal, Ray Parlour menyebut bahwa Arsenal musim ini mengalami kemunduran karena kerap takluk dari papan bawah. Terbaru, mereka harus menerima kenyataan kalah pada laga pekan ke-30 Premier League dari Brighton and Hove Albion, Sabtu (20/06/20) kemarin.

Brighton 2-1 Arsenal
Pemain Brighton rayakan gol ke gawang Arsenal

 

Skuat besutan Mikel Arteta ini sebenarnya mengawali laga dengan cukup meyakinkan. Bahkan, mereka mampu unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Nicolas Pepe pada menit ke-68. Namun, Arsenal tidak mampu mempertahankan keunggulan mereka setelah Lewis Dunk menyamakan skor pada menit ke-75. Situasi makin sulit bagi The Gunners karena Neal Maupey mencetak gol kemenangan bagi Brighton di menit-menit akhir pertandingan.

Hasil ini adalah kekalahan kedua Arsenal setelah Premier League digelar kembali. Sebelumnya, mereka takluk dari Manchester City dengan skor telak 3-0 di Etihad Stadium. Dua kekalahan beruntun ini membuat kans The Gunners finish empat besar di akhir musim nanti semakin kecil.

Pierre-Emerick Aubameyang dkk saat ini masih berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan raihan 40 poin. Mereka berjarak 11 poin dari Chelsea yang berada di posisi keempat.

Kegeraman Ray Parlour Pada Arsenal

Ray Parlour menyebut kekalahan Arsenal pada laga yang seharusnya bisa mereka menangi akan berdampak pada tingkat kepercayaan diri pemain.

“Ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa mereka menangi. Tak banyak orang menaruh asa pada mereka ketika menghadapi Manchester City. Tapi melawan Brighton, jika Anda mau bersaing dengan tim-tim di atas, mimpi semua orang di Arsenal adalah kembali ke Liga Champions. Brighton adalah tim yang harus Anda kalahkan,” ujar Parlour kepada Stadium Astro.

“Mereka mampu berada di posisi bagus dengan mencetak gol pembuka tapi mereka selalu memberikan tim lawan kesempatan. Itulah masalah Arsenal untuk saat ini,” tambahnya.

Selain akan mempengaruhi mental pemain, Parlour juga menilai bahwa kekalahan ini akan membuat fans Meriam London kecewa.

“Salut untuk Brighton, mereka mengambil kesempatan dan mencetak dua gol fantastis, terutama gol terakhir. Itu merupakan kemenangan yang fantastis bagi Brighton,” tutur Parlour.

“Fans pun sangat kecewa karena mereka menuntut lebih dari para pemain. Mereka menuntut kemenangan dan timnya untuk lebih mendekat ke lima besar,” imbuhnya.

“Untuk saat ini Arsenal mengalami kemunduran,” tandasnya.