Buaksib.com – Transfer Raheem Sterling dari Manchester City ke Chelsea akan segera rampung dalam waktu dekat. Pemain berusia 27 tahun tersebut diprediksi bakal dikenalkan sebagai pemain baru The Blues karena sejauh ini tidak ada kendala berarti.

Raheem Sterling 2021
Raheem Sterling

 

Jika diamati, proses kepindahan Sterling dari Manchester City ke Chelsea berjalan mulus tanpa kendala. Seolah-olah The Citizens memang berniat melepasnya sekalipun akan memperkuat rival mereka di Premier League. Bukan hanya itu, para fans pun tidak menunjukkan kekecewaan terkait kepergian sang pemain. Ini ditunjukkan dengan tidak adanya protes yang ditujukan ke pihak klub karena sudah melepas salah satu penyerang terbaik mereka.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa kehilangan Raheem Sterling tidak akan mengganggu stabilitas tim. Seolah-olah fakta tersebut menunjukkan bahwa ia bukan penyerang top.

Salah Paham Soal Finishing Raheem Sterling

Situasi unik itu turut diamati oleh analis Premier League, Adam Bate. Menurutnya Sterling dianggap bukan penyerang bagus karena kesalahpahaman soal finishing atau penyelesaian akhir. Sepintas, eks pemain Liverpool itu terkesan mudah membuang peluang. Tapi faktanya tidak demikian dan Bate yakin ada kesalahpahaman soal itu.

“Memang ada segudang alasan yang berpengaruh. Tapi mungkin ada penjelasan yang lebih membosankan yang memengaruhi penurunan nilai Sterling,” ujar Bate kepada Sky Sports.

“Mungkin publik salah memahami sulitnya penyelesaian akhir [finishing] dan kesalahpahaman itu memengaruhi ekspektasi terhadap Sterling.”

Raheem Sterling sering dianggap doyan membuang peluang matang di depan gawang, bahkan untuk bola yang tinggal disontek sekalipun. Namun Bate menegaskan bahwa anggapan ini adalah sebuah miskonsepsi yang perlu dibenahi.

“Ada kompilasi Youtube yang didedikasikan untuk tembakan jarak dekatnya yang gagal. Meskipun telah mencetak 131 gol untuk klub, fans Manchester City pun mengkritik dia karena dianggap tidak bisa diandalkan di depan gawang,” sambung Bate.

“Namun pandangan ini dibangun atas dasar sebuah miskonsepsi. Orang-orang telah melebih-lebihkan kemungkinan gol dari peluang-peluang tersebut,” tutupnya.

Selama tujuh musim membela Manchester City, Raheem Sterling telah memainkan sebanyak 337 pertandingan di semua kompetisi. Dari total penampilannya tersebut, ia berhasil membukukan 131 gol dan 94 assist untuk The Citizens.