Buaksib.com – Berbagai usaha sudah dilakukan oleh PSSI agar kompetisi bisa digelar. Termasuk yang paling penting, izin dari Kepolisian.

Semenjak ditangguhkan sejak Maret 2020 lalu, federasi sepak bola Tanah Air tersebut sudah tiga kali gagal menggulirkan kompetisi karena tak mendapat izin dari kepolisian. Ketiga kegagalan tersebut dialami pada Oktober, November, dan Februari 2021.

Iwan Bule Selalu Pantau TC Timnas U-16 di Sleman (Piala Dunia U-20 2021) PSSI
Iwan Bule, Ketua Umum PSSI.

 

Akhirnya, PSSI memutuskan untuk menyetop kompetisi sepak bola musim 2020 dan fokus untuk mempersiapkan musim baru tahun 2021 ini. Akan tetapi, hingga saat ini, izin tersebut masih belum didapat.

“Seperti yang kita tahu bahwa pihak Kepolisian belum memberikan izin kepada kami untuk menggulirkan kompetisi yang sebelumnya sudah vakum,” tutur Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, atau yang sering dipanggil Iwan Bule, dikutip dari situs resmi PSSI.

“Berbagai daya dan usaha sudah PSSI lakukan agar izin tersebut bisa dikeluarkan oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia. Mulai dari merancang protokol kesehatan, skema kompetisi, dan lainnya,” ucapnya melanjutkan.

PSSI: Dampak Tak Ada Kompetisi

Dengan tidak adanya kompetisi, banyak program paling utama Timnas Indonesia, Iwan Bule mengatakan jadwal mereka akan terganggu. Pasalnya, para pelatih Tim Nasional dipastikan kesulitan untuk mencari pemain.

Ditambah lagi, sepak bola Indonesia kini sudah tertinggal. Sebab, kompetisi domestik di negara-negara lain masih tetap bergulir disaat pandemi virus Corona dengan protokol kesehatan yang bagus.

Kemudian, dari sisi ekonomi. Ketua PSSI mengatakan tak adanya kompetisi membuat pelaku industri sepak bola Tanah Air jadi tidak mempunyai pemasukan.

“Karena sebagaimana kita tahu, tidak adanya liga, tentu menghambat perkembangan pemain untuk tim nasional dan juga ekonomi,” tutup Iwan Bule.