Buaksib.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dikonfirmasi terpapar virus Corona. Pelatih yang berasal dari Korea Selatan tersebut dinyatakan terpapar virus Corona tersebut pada, Jumat (19/3/2021) malam kemarin.

Laporan Shin Tae-yong Terkait Fisik Timnas Indonesia
Shin Tae-yong.

 

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga menjamin jika sang pelatih tidak membuat klaster baru di skuat Merah Putih. Pasalnya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut reaktif virus Corona usai menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 sendiri digelar di Jakarta dan berakhir pada 7 Maret lalu. Sedangkan Shin Tae-yong tertular virus Corona beberapa minggu setelah TC berakhir.

“Indikasi Shin Tae-yong terjangkit COVID-19 sudah selesai TC. Tadi malam (19/3) baru ketahuannya. Kalau memang kurang baik, tapi sekarang dia di apartemen isolasi mandiri,” tutur Iwan Bule, panggilan akrab Mochamad Iriawan, di Stadion Manahan, Sabtu (20/3/2021).

Selain Tae-yong, beberapa asisten pelatih Timnas Indonesia juga dinyatakan positif tertular Covid19. Akan tetapi, Iwan Bule masih belum bisa memastikan hal itu dan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Tapi, Shin Tae-yong sudah bicara dan nanti kami cek. Shin Tae-yong sudah dites antigen dan belum puas lalu tes PCR. Hasilnya dia positif. Tadi malam mau kami bawa ke rumah sakit, tapi Shin Tae-yong masih enggak mau karena masih normal semua,” jelasnya.

“Kita tunggu saja, kalau ada apa-apa baru kami bawa ke Rumah Sakit. Rumah Sakit sudah siap kalau dia mau dibawa ke sana,” tambah Iwan Bule.

Bagaimana Tim Anak Asuh Shin Tae-yong?

Disisi lain, bagaimana kondisi pemain yang akan diproyeksikan di SEA Games 2021 yang sempat melakoni latihan bersama sang pelatih?

Yunus Nusi, pelaksana tugas Sekjen PSSI mengatakan jika kondisi Evan Dimas dan kolega baik-baik saja. Pasalnya, setelah pemusatan latihan berakhir, para pemain langsung melakukan tes swab.

Pada saat itu, semua pemain dinyatakan negatif Covid19. Baik pemain, tim pelatih, maupun ofisial.

“Jadi ketika pemain kami pulangkan ke klub masing-masing pada Senin (8/3/2021), tidak ada satu pun pemain yang positif. Itu karena sebelum pulang mereka sudah di swab antigen,’’ jelas Yunus Nusi.