Buaksib.comPSSI mengaku ada beberapa kejadian kontroversial di pertandingan terkait wasit BRI Liga 1 musim 2021/2022. Maka dari itu, federasi sepak bola Indonesia tersebut akan terus melakukan evaluasi kepada kinerja wasit.

PSSI Fokus Cari Solusi Masalah Wasit BRI Liga 1

 

Ditambah lagi, ada kejadian dimana gol sempat tidak disahkan oleh wasit. Dari evaluasi yang dilakukan, PSSI sudah mendapatkan beberapa sudut pandang.

‘’PSSI bergerak cepat dengan melakukan analisa mendalam terkait kejadian wasit BRI Liga 1 dan mendapat dua sudut pandang sekaligus untuk mencari solusi,’’ ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, dikutip dari situs resmi PSSI, Jumat (4/3/2022).

Sudut pandang yang pertama adalah, meski wasit dan asisten wasit sedang berada dalam posisi yang ideal, tapi sulit untuk melihat kejadian itu. Pasalnya, pandangan mereka sempat terhalang oleh beberapa pemain.

Kemudian, sudut pandang yang kedua, PSSI melihat perlu ada asisten wasit tambahan atau additional assistant referee sebagai alternative solusi. Kedepannya, induk sepak bola Indonesia tersebut juga akan menerapkan video assistant referee.

Solusi untuk Wasit BRI Liga 1

Akan tetapi, untuk penerapan asisten wasit, Yunus mengaku jika PSSI saat ini memiliki kendala. Terutama dalam hal pengadaan alat-alat khusus yang akan digunakan.

“Dalam prosesnya, PSSI telah mengedukasi seluruh wasit yang nantinya akan ditugaskan sebagai AAR pada tanggal 10-14 Februari lalu dengan mendatangkan dua orang instruktur wasit FIFA,’’ ucap Yunus.

Menurutnya, peralatan yang mendukung wasit Liga 1 sudah sampai ke Bali. Rencananya, simulai akan segera digelar pekan ini sehingga mulai 9 Maret mendatang alat tersebut bisa digunakan sesuai dengan rencana awal.

‘’Semoga AAR bisa menjadi solusi sebelum kita memakai VAR,’’ tandas Yunus Nusi.