Buaksib.com – Shin Tae-yong akhirnya diperkenalkan oleh PSSI ke publik sebagai pelatih Timnas Inodnesia, Sabtu (28/12/2019). Pelatih yang berasal dari Korea Selatan tersebut diperkenalkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

PSSI Beri Kontrak Shin Tae-yong Selama Empat Tahun
Shin Tae-yong (kanan), dan Muhammad Iriawan (kiri) saat jumpa pers di Stadion Pakansari, Bogor.

 

Prosesi saat pengenalan Shin Tae-yong sendiri diawalai dengan sesi penandatanganan kontrak kerja. Lalu, sesi berikutnya dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis, kemudian konferensi pers.

Untuk durasi kontrak nya, PSSI memberi kontrak yang cukup panjang. Tae-yong terikat kontrak hingga 2024. “Tae-yong menandatangani kontrak selama empat tahun untuk melatih Timnas Indonesia,” ucap Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan.

Singkirkan Luis Milla

Terpilihnya Shin Tae-yong tentunya menyisihkan satu kandidat pelatih Timnas Indonesia lainnya, Luis Milla Aspas. Sebelumnya, kedua pelatih tersebut sudah menghadap PSSI untuk mempresentasikan programnya.

Tantangan pertama Tae-yong adalah melatih Timnas Indonesia  untuk menghadapi Thailand pada pertandingan keenam leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G. pertandingan tersebut akan digelar pada 26 Maret 2020 yang akan datang.

Shin Tae-yong Tolak Tawaran Klausul Perpanjangan Kontrak dari PSSI

Tawaran klausul perpanjangan kontrak selama dua tahun yang ditawarkan PSSI kabarnya tak diterima oleh Shin Tae-yong. Dengan kata lain, dia hanya menandatangani kontrak selama empat tahun untuk melatih Timnas Indonesia.

Sebelumnya diketahui jika Tae-yong diberi kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan kontrak selama dua tahun. Jadi, dia akan duduk di kursi kepelatihan Timnas Indonesia hingga tahun 2025.

Namun, menurut informasi, Shin Tae-yong menolak pilihan tersebut. Baginya tanpa opsi perpanjangan kontrak sudah cukup baginya untuk membuktikan kelasnya.

“Meski ada laporan yang mengatakan jika Shin Tae-yong akan menandatangani kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan kontrak dua tahun. Namun dia menegaskan kembali jika kontrak tersebut tak masuk dalam opsi dua tahun perpanjangan kontrak,” beber Steve Han, Jurnalis Goal Korea.

“Ya, Indonesia (PSSI) memberi tawaran opsi tersebut, yang mana ditolak oleh Tae-yong sendiri,” lanjutnya.

Sports Khan, media Korea Selatan, juga meng iyakan informasi tersebut. Sasat ditemui di bandara, Shin Tae-yong merasa tak perlu opsi yang diberikan oleh PSSI tersebut.

“Tae-yong mengatakan, ‘Kalau sudah dipercayai melatih Timnas Indonesia, saya tak butuh tambahan waktu dua tahun lagi. Untuk saya, waktu yang diberikan PSSI seharusnya sudah cukup untuk membuktikan kapasitas saya, menjawab ekspektasi tinggi Indonesia kepada saya,” tulisnya.