Buaksib.com – Usai menelurkan Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga, PSIS Semarang terus berusaha untuk mencetak lebih banyak pemain muda potensial. Pastinya lewat akademi PSIS Development yang mereka miliki.

Pelatih PSIS Semarang Support Pratama Arhan Bermain di Jepang

 

Ambisi tersebut diungkapkan oleh Komisaris PSIS, Junianto, saat memantau Latihan PSIS Development di Stadion Citarum, Kamis (17/2/2022).

Secara terperinci, dia juga melakukan diskusi dengan Muhammad Ridwan, direktur akademi PSIS Development. Dia membahas fasilitas hingga rencana PSIS Semarang yang akan mereka jalani ke depannya.

”Tadi ngobrol banyak dengan coach Ridwan, terutama soal fasilitas dan pengembangan PSIS Development ini ke depannya,” ucap Junianto pada rilis, Kamis (17/2/2022).

”PSIS Development ini harus diperhatikan secara serius karena ini proses mencetak pemain masa depan PSIS dan Timnas,” lanjutnya.

Pesan PSIS Semarang

Tak hanya melakukan diskusi dengan Muhammad Ridwan, Junianto juga memberi pesan kepada siswa yang ikut PSIS Development. Dia ingin para siswanya serius dan rajin dalam mengikuti perintah pelatih.

”PSIS Semarang pasti berharap Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga baru muncul dari PSIS Development,” bebernya.

”Belajar bola yang tekun, dengarkan instruksi pelatih selama di lapangan, dan selalu berdoa supaya cita-cita menjadi pesepak bola profesional terkabul,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Junianto juga mengomentari tentang training ground yang dilakukan di Salamsari. Dia ingin fasilitas itu nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan untuk mencetak pemain muda.

Hal itu sejalan dengan komitmennya saat mengakuisisi saham PSIS Semarang tahun lalu. Diaingin memberi perhatian lebih besar kepada fasilitas dan pengembangan PSIS Development.

”Ketika training ground di Salamsari sudah jadi, monggo dipakai karena tempat tersebut diharapkan jadi kawah candradimuka bagi pesepakbola dari Semarang, Kendal dan daerah lain di Jawa Tengah,” pungkasnya.