Buaksib.comBarcelona punya ambisi besar untuk memperkuat lini serang mereka di musim depan. Klub berjuluk Blaugrana tersebut dikabarkan tengah mengincar dua pemain top sekaligus, Lautaro Martinez dari Inter Milan dan Neymar dari PSG.

PSG Mematok 175 Juta Euro sebagai Mahar Transfer Neymar
Neymar

 

Kendati demikian, rencana tersebut nampaknya tidak akan terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya, PSG selaku klub pemilik Neymar meminta mahar transfer yang kelewat mahal. Alhasil, Barcelona diyakini bakal memprioritaskan Lautaro Martinez karena harga yang lebih murah.

Selain harga yang mahal, pihak Paris Saint-Germain ingin agar mahar transfer Neymar dibayar tunai. Padahal sebenarnya Barcelona bisa saja mengajukan opsi tukar tambah pemain.

Tuntutan PSG untuk Neymar Terlalu Tinggi

Mengutip dari Sport, Barcelona sebenarnya sudah menyodorkan tawaran lain untuk Neymar. Namun, tuntutan Paris Saint-Germain terlalu tinggi dan tidak mungkin untuk dipenuhi. Juara Ligue 1 musim 2019/2020 tersebut hanya akan melepas bintang mereka itu dengan mahar 175 juta Euro tunai.

Barcelona atau klub lain pun akan kesulitan untuk menebus mahar transfer yang diminta oleh Les Parisiens. Pasalnya, industri sepakbola sedang mengalami krisis akibat pandemi virus Corona. Hal itu berimbas pada kondisi finansial klub-klub sepakbola, tak terkecuali Barcelona.

Menurut laporan tersebut, dalam dua bulan terakhir selama jeda kompetisi, Barcelona sudah berusaha menghubungi Paris Saint-Germain terkait transfer Neymar. Direksi klub Blaugrana sudah mengetahui bahwa Neymar ingin kembali ke Camp Nou namun PSG memasang sikap keras.

Tentunya, Barcelona sudah mencari cara agar bisa menurunkan harga transfer pemain Timnas Barcelona tersebut. Mereka bahkan sudah menawarkan sejumlah pemain sebagai bagian dari opsi tukar tambah pemain. Namun, PSG menolak penawaran tersebut mentah-mentah.

Klub yang bermarkas di Parc des Princes tersebut hanya menginginkan uang tunai. Alhasil, pembicaraan tersebut harus terhenti untuk sementara. Masih ada waktu bagi Barcelona untuk berpikir dan melakukan negosiasi ulang terkait Neymar. Pasalnya, UEFA dan FIFA dikabarkan sedang menggodok rencana untuk memperpanjang bursa transfer musim panas tahun ini hingga Januari 2021 mendatang.

Jika hal tersebut terealisasi, Barcelona patut berharap suatu hari nanti Les Parisiens akan menurunkan harga Neymar. Dengan demikian, mimpi untuk menciptakan lini serang paling ‘gahar’ di dunia semakin mungkin bisa terwujud.