Buaksib.comParis Saint-Germain berupaya memagari Kylian Mbappe dari godaan klub-klub lain dengan memasang harga setinggi langit. Namun, sikap tidak kooperatif sang pemain nampaknya membuat Les Parisiens jengah.

Kylian Mbappe
Kylian Mbappe

 

Kylian Mbappe merupakan bagian penting dari kesuksesan Paris Saint-Germain dalam beberapa tahun terakhir. Hanya dari 160 penampilannya bersama Les Parisiens, bintang Timnas Prancis itu sudah mencetak 120 gol.

Berkat sumbangan gol-golnya, Paris Saint-Germain berhasil menyabet sembilan gelar dari berbagai ajang domestik. Di musim 2019/20 kemarin ia bahkan nyaris membawa timnya meraih trofi Liga Champions untuk pertama kalinya andai tidak kalah dari Bayern Munchen di partai final.

Di level international, Mbappe juga tampil impresif. Ia mengantarkan Timnas Prancis meraih gelar Piala Dunia di tahun 2018 lalu. Tidak heran jika dirinya menjadi incaran sejumlah klub top Eropa.

Mahar Transfer Kylian Mbappe

Rumor hengkangnya Mbappe semakin kuat mengingat kontrak sang bomber yang hanya tersisa kurang dari 18 bulan lagi. Pihak PSG sudah berupaya menyodorkan kontrak baru supaya tidak kehilangan sang Mbappe secara gratis di musim panas tahun depan.

Namun Kylian Mbappe justru bersikap kurang kooperatif. Proses negosiasi pun sejauh ini hanya menemui jalan buntu. Sang pemain nampaknya memang benar-benar ingin meninggalkan Parc des Princes dalam waktu dekat.

Menurut salah satu media asal Prancis, Le Parisien, PSG merasa jengah dengan situasi ini. Oleh sebab itu, mereka akan lebih memilih untuk menjualnya ketimbang mempertahankan mantan pemain AS Monaco itu.

Seperti dilaporkan oleh AS, PSG mematok mahar 200 juta Euro jika ada klub yang ingin memboyong Kylian Mbappe. Harga selangit ini semata-mata dipasang agar tidak ada klub yang mau memulai pembicaraan transfer Mbappe. Seperti diketahui, hanya ada segelintir klub saja yang mau mengeluarkan dana sebesar itu untuk satu pemain, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Tapi setelah melihat perilaku Mbappe yang seakan tidak kooperatif, PSG dikabarkan bakal menurunkan mahar transfer tersebut. Tujuannya agar sang pemain bisa laku sebelum musim dingin Januari 2022 mendatang. Jika sampai tidak laku sampai waktu tersebut, maka mereka bakal kehilangan Mbappe secara gratis di bulan Juni 2022.

Klub asal kota Paris tersebut kini mematok harga Mbappe di angka 120 juta sampai 150 juta Euro saja. Artinya, ada diskon sekitar 30 persen yang menyunat mahar transfer sang bomber.

Meski sudah dipotong, nominal tersebut dinilai masih sangat mahal karena masa pandemi masih belum berakhir. Finansial sebagian besar klub di dunia ini mengalami krisis karena tidak bisa mendatangkan penonton ke stadion.

Tapi, jika melihat peluang ini, klub-klub besar seperti Real Madrid, Liverpool, atau Manchester United pasti akan tergiur. Mereka tentu bisa mengupayakan dana tersebut meski dengan menjual beberapa pemain untuk mendapat kucuran dana segar.