Buaksib.comPSG baru saja memastikan gelar juara Trophee des Champions musim 2020/21. Bagi Mauricio Pochettino, gelar ini menjadi awal yang baik dalam kiprahnya sebagai pelatih PSG yang baru berjalan 10 hari.

Pochettino
Mauricio Pochettino merayakan gelar Trophee des Champions bersama skuat PSG

 

PSG berjumpa Marseille pada duel Trophee des Champions, Kamis (14/01) dini hari WIB. Les Parisiens meraih kemenangan 2-1 pada partai yang digelar di Stadion Bollaert-Delellis tersebut.

Skuat besutan Mauricio Pochettino membuka keunggulan pada menit ke-39 melalui Mauro Icardi. Pada menit ke-85, Neymar berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0 melalui tendangan penalti. Marseille hanya mampu memperkecil kedudukan di menit ke-89 lewat Dimitri Payet.

Gelar Pertama Pochettino

Mauricio Pochettino ditunjuk sebagai manajer Paris Saint-Germain pada awal Januari 2021. Pria asal Argentina itu ditunjuk untuk menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat setelah Les Parisiens tampil buruk di awal musim 2020/21 ini.

Pochettino tidak memerlukan waktu lama untuk membersembahkan trofi pertama untuk PSG. Baru sekitar dua pekan melatih, ia berhasil membawa Les Parisiens menjuarai Trophee des Champions.

Laga melawan Marseille merupakan laga ketiga Pochettino sebagai pelatih PSG. Pada dua laga sebelumnya, pelatih berusia 48 tahun tersebut meraih hasil imbang melawan Saint-Etienne dan menang atas Stade Brestois.

Karirnya bersama PSG sangat kontras dibanding ketika ia melatih Tottenham Hotspur. Sebab, selama lima tahun melatih The Lilywhites ia tak mampu meraih satupun trofi. Ia memainkan 293 pertandingan di Tottenham sempat melaju hingga babak final Liga Champions meski akhirnya gagal menjadi juara.

Pochettino sendiri merasa gembira dengan apa yang ia raih di awal karirnya bersama PSG. Namun, ia memastikan bahwa dirinya tak akan puas dengan capaian ini. Gelar Trophee des Champions hanya pembuka dari gelar-gelar berikutnya.

“Setelah sepuluh hari melatih, memainkan tiga laga dan final melawan rival terbesar kami, sangat penting untuk menang,” ungkapnya kepada Canal+ melalui Goal International.

“Ini hanyalah pembukaan. Kami percaya bahwa dengan waktu dan kerja keras, kami bisa menerapkan ide-ide kami dan kemajuan akan semakin baik karena kami punya kualitas. Kami pantas mendapat gelar ini,” tutup Pochettino.